Pamekasan, locusjatim.com– Perasaan cemburu diduga menjadi pemicu aksi pembacokan yang terjadi di wilayah Kecamatan Tlanakan, Kabupaten Pamekasan. Polisi bergerak cepat dan berhasil mengamankan seorang pria berinisial CAF yang diduga terlibat dalam penganiayaan berat tersebut.
CAF diringkus Tim URC Satreskrim Polres Pamekasan yang dipimpin Kasat Reskrim AKP Yoyok Hardianto, S.H., M.H., tak lama setelah peristiwa terjadi. Dalam penanganan kasus ini, polisi turut mengamankan barang bukti yang diduga digunakan pelaku saat melakukan aksi pembacokan.
Kapolres Pamekasan melalui Kasi Humas Polres Pamekasan IPDA Yoni Evan Pratama, S.H., M.M., membenarkan adanya peristiwa penganiayaan tersebut.
“Benar, telah terjadi peristiwa penganiayaan berat. Terduga pelaku atas nama CAF saat ini sudah berhasil kami amankan beserta barang bukti guna proses hukum lebih lanjut,” ujar IPDA Yoni Evan Pratama.
Korban diketahui berinisial W, warga Desa Branta Tinggi, Kecamatan Tlanakan. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka bacok pada bagian kepala sebelah kiri dan telah mendapatkan penanganan medis secara intensif.
Selain mendalami perkara penganiayaan, penyidik juga menemukan indikasi bahwa CAF merupakan pengguna narkoba. Polisi masih melakukan pemeriksaan untuk memastikan keterkaitan penggunaan narkoba dengan aksi kekerasan tersebut.
Penyidik juga tengah mendalami dugaan motif kecemburuan yang disebut menjadi pemicu terjadinya pembacokan. Namun, polisi belum menyimpulkan secara final motif maupun kondisi pelaku ketika melakukan aksinya.
“Petugas masih bekerja di lapangan dan melakukan pemeriksaan intensif, baik terkait tindak penganiayaannya maupun rekam jejak penyalahgunaan narkoba oleh pelaku. Perkembangan serta laporan resmi secara lengkap akan kami sampaikan kembali dalam waktu dekat,” kata IPDA Yoni.
Diketahui, saat ini CAF telah diamankan di Mapolres Pamekasan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Polisi masih mengembangkan kasus tersebut, termasuk mendalami motif kecemburuan, dugaan pengaruh zat terlarang, serta rangkaian kejadian yang melatarbelakangi aksi pembacokan.(*)






