Berita

Kedai Longghu-Madura Jaya Ramaikan Kemerdekaan di Banuaju Timur

1623
×

Kedai Longghu-Madura Jaya Ramaikan Kemerdekaan di Banuaju Timur

Sebarkan artikel ini
Kedai Longghu-Madura Jaya
Bagi pemenang lomba di Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Desa Banuaju Timur, Kecamatan Batang-batang, Sumenep. Foto: Istimewa

Sumenep, locusjatim.com Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Desa Banuaju Timur, Kecamatan Batang-batang, Sumenep, berlangsung semarak. Tak hanya pemerintah desa dan masyarakat, pelaku usaha lokal seperti Kedai Longghu dan Madura Jaya turut mengambil bagian dalam memeriahkan momentum kemerdekaan tersebut.

Keduanya memberikan dukungan terhadap rangkaian kegiatan yang digelar Pemerintah Desa Banuaju Timur. Mulai dari karnaval hingga berbagai perlombaan masyarakat menjadi bagian dari perayaan yang mengusung semangat kebersamaan dan gotong royong.

Owner Kedai Longghu, Rian Febrianti, mengatakan dukungan yang diberikan merupakan bentuk apresiasi terhadap kegiatan kemerdekaan sekaligus kepedulian terhadap masyarakat di lingkungan sekitar.

“Kedai Longghu mengapresiasi acara kemerdekaan yang digelar Pemerintah Desa Banuaju Timur. Kami memberikan support secara maksimal,” kata Rian Febrianti, Minggu (16/8/2026).

Perempuan yang akrab disapa Yayan itu menilai, perayaan HUT RI bukan sekadar kegiatan seremonial. Momentum tersebut juga menjadi kesempatan untuk memperkuat hubungan antarwarga dan menumbuhkan rasa cinta terhadap bangsa.

“Momentum kemerdekaan menjadi kesempatan untuk mempererat silaturahmi sekaligus menumbuhkan rasa nasionalisme di tengah masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Owner Madura Jaya, Miskawi, juga ikut terlibat langsung dalam kemeriahan kegiatan. Selain memberikan dukungan, ia turut hadir dalam karnaval dan memberikan hadiah kepada para pemenang sejumlah perlombaan.

Beragam kegiatan digelar untuk memeriahkan HUT RI ke-81, di antaranya lomba domino, nyo’on gandhang, serta karnaval. Kegiatan karnaval semakin meriah dengan kehadiran 20 pengantin kuda, musik saronin, musik tradisional Ul-daul Singo Ireng, hingga Benthong atau perpaduan drumband dan tong-tong.

Sejumlah kelompok peserta juga mengenakan pakaian tradisional Madura, sehingga perayaan kemerdekaan sekaligus menjadi ruang untuk menampilkan kekayaan budaya lokal.

Miskawi berharap dukungan pelaku usaha terhadap kegiatan masyarakat dapat memberikan manfaat sekaligus mendorong semakin kuatnya kepedulian sosial di lingkungan sekitar.

“Kami harapkan dapat memberikan manfaat sekaligus menjadi contoh bahwa pelaku usaha juga memiliki peran dalam membangun kepedulian sosial. Kemerdekaan bukan sekadar mengenang perjuangan para pahlawan, tetapi juga mengisinya dengan tindakan positif yang memberikan manfaat bagi sesama,” katanya.

Kepala Desa Banuaju Timur, Dian Megawati, menyampaikan apresiasi kepada Kedai Longghu, Madura Jaya, serta seluruh pihak yang telah ikut mendukung rangkaian peringatan HUT RI ke-81.

Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi salah satu cara masyarakat mengenang perjuangan para pahlawan sekaligus mengisi kemerdekaan dengan aktivitas yang mempererat persatuan.

“Terima kasih atas bantuan dan support-nya. Semoga Indonesia ke depan semakin baik dan sejahtera,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *