Berita

Kajari Sampang Jemput Bola, Lansia Hidup Sebatangkara Dapat Perhatian

0
×

Kajari Sampang Jemput Bola, Lansia Hidup Sebatangkara Dapat Perhatian

Sebarkan artikel ini
Kajari Sampang Jemput Bola, Lansia Hidup Sebatangkara Dapat Perhatian
Kejari Sampang saat beri bantuan. Foto: Istimewa

Sampang, locusjatim.com Pendekatan jemput bola dilakukan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kabupaten Sampang, Mochamad Iqbal, dengan turun langsung menyambangi warga kurang mampu yang luput dari perhatian. Kali ini, dua lansia yang hidup sebatangkara menjadi fokus kepedulian, Rabu (29/4/2026) sore.

Kedua lansia tersebut adalah Saedeh (76), warga Desa Gulbung, Kecamatan Pangarengan, dan Marfuah (66), yang tinggal di Dusun Pliang, RT 4/RW 2, Desa Tanggumong, Kecamatan Sampang. Keduanya menjalani hidup dalam keterbatasan, dengan kondisi tempat tinggal yang dinilai kurang layak, termasuk belum tersedianya fasilitas MCK (mandi, cuci, kakus) yang memadai.

Alih-alih menunggu laporan formal, Kajari Sampang memilih turun langsung ke lokasi untuk memastikan kondisi warga sekaligus memberikan bantuan. Langkah ini mencerminkan kehadiran negara yang nyata di tengah masyarakat, terutama bagi mereka yang membutuhkan perhatian lebih.

Mochamad Iqbal menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari bhakti sosial yang didasari kepedulian dan panggilan hati.
“Alhamdulillah kami merasa bersyukur bisa turun langsung membantu masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya usai menyerahkan bantuan.

Ia menegaskan, kegiatan ini tidak hanya bertujuan meringankan beban warga, tetapi juga menjadi upaya mendekatkan institusi Kejaksaan dengan masyarakat melalui aksi nyata di lapangan.

Dalam kunjungan tersebut, Kajari turut didampingi Ketua Aliansi Wartawan Sampang (AWAS), Cak Jum. Ia mengapresiasi langkah cepat Kajari yang dinilai responsif terhadap kondisi warga, terlebih setelah informasi tersebut mencuat melalui pemberitaan media lokal.

Menurutnya, sinergi antara media, aparat, dan pemerintah daerah menjadi kunci dalam menghadirkan solusi konkret. Salah satunya dengan rencana pembangunan fasilitas MCK di dua lokasi sebagai kebutuhan mendesak bagi kedua lansia tersebut.

“Dengan respon cepat pihaknya dengan pemerintah daerah tentang kebutuhan MCK untuk bisa membantu, yang menjadi temuan di bawah, terutama kebutuhan MCK akan di bangun di Dua lokasi, dan bantuan yang lainnya,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *