BeritaHeadline

Pemkab Sumenep Rombak Sejumlah Jabatan, Lima Camat dan Pejabat RSUD Moh Anwar Berganti

1824
×

Pemkab Sumenep Rombak Sejumlah Jabatan, Lima Camat dan Pejabat RSUD Moh Anwar Berganti

Sebarkan artikel ini
Wakil Bupati Sumenep Imam Hasyim memimpin langsung pelantikan sekaligus pengambilan sumpah/janji
Wakil Bupati Sumenep Imam Hasyim memimpin langsung pelantikan sekaligus pengambilan sumpah/janji. Foto: Istimewa

Sumenep, locusjatim.com Sejumlah posisi strategis di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep kembali berganti. Penataan kali ini menyasar jajaran pemerintahan kecamatan hingga struktur manajemen RSUD dr. H. Moh. Anwar.

Sedikitnya lima camat mendapat penugasan baru dalam agenda pelantikan pejabat administrator dan pengawas yang berlangsung di Pendopo Kabupaten Sumenep, Jumat (18/9/2026).

Wakil Bupati Sumenep Imam Hasyim memimpin langsung pelantikan sekaligus pengambilan sumpah/janji para pejabat tersebut.

Untuk posisi camat, Erfan Evendi kini menduduki jabatan Camat Kalianget. Sementara Indra Hernawan dipercaya memimpin Kecamatan Kota Sumenep.

Tiga kecamatan lainnya juga mengalami pergantian pimpinan. Kukuh Agus Susyanto ditugaskan sebagai Camat Gapura, Achmad Auzai Rahman sebagai Camat Pragaan, dan Ainul Yakin sebagai Camat Masalembu.

Penataan di tingkat kecamatan turut menyentuh posisi sekretaris camat. Sejumlah nama mendapat amanah baru untuk mengisi posisi tersebut.

Mereka yakni Ir. Widy Yogatama sebagai Sekretaris Kecamatan Guluk-Guluk, Akhmad Jufri sebagai Sekretaris Kecamatan Kalianget, Rahmad Baharudin sebagai Sekretaris Kecamatan Talango, serta Rasadi sebagai Sekretaris Kecamatan Saronggi.

Kemudian Andy Ricky Kurniawan dipercaya menjadi Sekretaris Kecamatan Bluto, Haryadi sebagai Sekretaris Kecamatan Masalembu, dan Mohamad Syafei sebagai Sekretaris Kecamatan Kangayan.

Tak hanya kantor kecamatan, perubahan komposisi jabatan juga terjadi di rumah sakit milik Pemkab Sumenep. Beberapa posisi di RSUD dr. H. Moh. Anwar kini ditempati pejabat dengan penugasan baru.

Idham Halil dipercaya mengemban jabatan Kepala Bidang Penunjang, Pendidikan dan Penelitian. Posisi Kepala Bagian Umum dan Kepegawaian diisi Lalu Saprul Fajri.

Sementara itu, Asfan Effendi mendapat tugas sebagai Wakil Direktur Umum, Keuangan dan Perencanaan. Adapun dr. Erliyati ditetapkan sebagai Wakil Direktur Pelayanan dan Penunjang.

Untuk posisi Kepala Bidang Medik dan Keperawatan, Pemkab Sumenep menunjuk dr. As’ad Zainudin.

Rotasi jabatan juga menyentuh perangkat daerah lainnya. Arman Endika Putra ditugaskan sebagai Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.

Sedangkan Soeparidi, ST mendapat penugasan sebagai Kepala Seksi Kesejahteraan Rakyat Kecamatan Kalianget.

Imam Hasyim menjelaskan, perubahan tersebut tidak semata-mata berkaitan dengan pergantian pejabat. Menurutnya, penataan dilakukan sebagai bagian dari dinamika organisasi dan penyegaran dalam tubuh pemerintahan daerah.

Ia menilai pengisian posisi di tingkat kecamatan memiliki arti penting karena kecamatan menjadi salah satu lini yang berhadapan langsung dengan masyarakat.

“Alhamdulillah, seluruh posisi camat maupun sekretaris camat (sekcam) di Kabupaten Sumenep saat ini sudah terisi. Mudah-mudahan para pejabat yang baru dilantik dapat melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya dengan baik,” ujar Imam.

Dalam agenda tersebut, terdapat pejabat yang tetap menjalankan posisi sebelumnya. Sebagian lainnya mengalami mutasi atau menerima tanggung jawab pada jabatan baru.

Imam meminta para pejabat yang kini memegang amanah baru tidak berhenti pada pemenuhan tugas-tugas administratif. Ia ingin keberadaan mereka turut membawa perubahan yang dapat dirasakan masyarakat dalam pelayanan pemerintahan.

Penataan pejabat administrator dan pejabat pengawas tersebut mengacu pada Keputusan Bupati Sumenep Nomor 800.1.3.3/510/204.3/2026.

Sementara pengangkatan sejumlah camat baru ditetapkan melalui Keputusan Bupati Sumenep Nomor 800.1.3.3/509/204.3/2026 yang diterbitkan pada 18 September 2026.

“Yang paling penting, keberadaan pejabat ini harus memberikan dampak yang bisa dirasakan langsung oleh masyarakat,” tandasnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *