Berita

Dengar Tangisan di Tanah Kosong, Warga Jember Kaget Temukan Bayi Baru Lahir Terbungkus Handuk 

911
×

Dengar Tangisan di Tanah Kosong, Warga Jember Kaget Temukan Bayi Baru Lahir Terbungkus Handuk 

Sebarkan artikel ini
Bayi yang ditemukan di semak-semak lahan kosong pinggir Jalan Raya Rembangan, Dusun Darungan.
Bayi yang ditemukan di semak-semak lahan kosong pinggir Jalan Raya Rembangan, Dusun Darungan. Foto: Istimewa

Jember, locusjatim.com Suara tangisan misterius mengagetkan Saiful Bahri (41), warga sekitar Dusun Darungan, Desa Kemuning Lor, Kecamatan Arjasa, Kabupaten Jember, Jawa Timur. Setelah mencari sumber suara tersebut, ia justru menemukan bayi yang baru dilahirkan terbungkus kain handuk berwarna biru.

Bayi tersebut ditemukan di semak-semak lahan kosong pinggir Jalan Raya Rembangan, Dusun Darungan, sekitar pukul 16.35 WIB, Kamis (17/9/2026).

Saiful mengaku awalnya tidak menyangka suara yang didengarnya merupakan tangisan bayi. Saat itu, ia baru saja dari sungai.

“Jadi tadi saya habis dari sungai, BAB, terus naik ke atas. Habis itu saya nembak tupai, kena tupainya, tapi turun ke bawah,” kata Saiful.

Setelah turun, Saiful mendengar suara dari arah semak-semak. Karena tidak mengetahui sumber suara tersebut, ia sempat mengira suara itu berasal dari hewan.

“Habis turun ke bawah, saya lihat ke bawah kok ada suara, bayi. Saya kira hewan apa gitu. Habis dilihat ternyata bayi dibungkus dengan kain handuk warna biru,” ungkapnya.

Mengetahui adanya bayi, Saiful kemudian memberitahukan temuan tersebut kepada kepala desa. Mereka selanjutnya kembali mengecek lokasi untuk memastikan kondisi bayi.

Saat pertama kali ditemukan, bayi tersebut hanya menangis. Kulit tubuhnya juga masih terlihat merah.

“Waktu mendengar itu saya masih kaget. Kagetnya apa itu suara macan, atau hewan apa gitu. Setelah saya lihat, ya itu bayi,” ujarnya.

Saiful mengatakan dirinya tidak mengetahui secara pasti jenis kelamin bayi ketika pertama kali menemukan.

Ia juga melihat kondisi bagian perut bayi yang masih terdapat tali pusar. Sementara bagian sekitar ari-ari terlihat menghitam.

“Kalau kondisi bayi, alhamdulillah sehat semua, sekarang sudah ada di Bu Bidan,” katanya.

Dari pemeriksaan awal yang dilakukan bidan setempat, diketahui bayi tersebut berjenis kelamin laki-laki dengan panjang badan 51 sentimeter dan berat 2.490 gram. Saat ditemukan bayi dalam keaadaan sehat. Namun terdapat semut yang mengerumuni tubuhnya serta luka yang diduga gigitan serangga.

Sementara itu, Kanit PPA Polres Jember Ipda Alfan Febrianto membenarkan adanya penemuan bayi laki-laki di wilayah Desa Kemuning Lor, Kecamatan Arjasa.

“Memang benar telah ditemukan bayi berjenis kelamin laki-laki di daerah Desa Kemuning Lor, Kecamatan Arjasa. Saat ini bayi dalam kondisi sehat dan telah diamankan di rumah bidan setempat,” jelas Alfan.

Menurut informasi dari bidan, bayi tersebut diperkirakan baru saja dilahirkan. Polisi juga menyebut ari-ari bayi sudah tidak ada, namun tali pusar masih menempel.

“Kalau informasi yang kami dapatkan untuk usia bayi, informasi dari bidan, bayi tersebut baru dilahirkan, kisaran mungkin 2 jam. Kalau untuk ari-ari tidak ada, namun demikian tali pusar masih ada di perut bayi,” katanya.

Untuk sementara, bayi tersebut akan dibawa ke Puskesmas Arjasa guna mendapatkan pemeriksaan dan perawatan lebih lanjut.

Polisi kini melakukan penyelidikan untuk mengungkap siapa pihak yang meninggalkan bayi tersebut di lokasi.

“Untuk tindak lanjut, pastinya kita lakukan penyelidikan terhadap siapa yang kemungkinan diduga telah membuang bayi tersebut,” pungkas Alfan.

Lokasi penemuan bayi tersebut Berada selitar 50 meter dari jalan raya. Lahan kosong tersebut memiliki kontur tanah terasiring dan dipenuhi semak-semak, sehingga keberadaan bayi tidak langsung terlihat dari jalan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *