Jember, locusjatim.com – Dua warga Kabupaten Jember yang berada di dalam KM Virgo Transport 8 saat kapal mengalami kecelakaan di perairan Laut Jawa pada Minggu (13/9/2026), hingga kini belum diketahui keberadaannya.
Keduanya masih tercatat dalam daftar pencarian tim SAR gabungan. Keluarga pun masih menunggu kepastian mengenai kondisi mereka.
Dua warga tersebut yakni Niki Minamri Robby (34), warga Dusun Krajan 1, Desa Karangduren, Kecamatan Balung, serta Muhammad Abdul Rosyid (28), warga Dusun Leces, Desa Sruni, Kecamatan Jenggawah.
Keduanya diketahui berada di KM Virgo Transport 8 untuk mengirim barang menuju Banjarmasin. Dalam manifes kapal, Niki tercatat sebagai sopir, sedangkan Abdul Rosyid sebagai kernet.
Kepala BPBD Jember Edy Budi Susilo membenarkan nama keduanya tercantum dalam manifes kapal.
“Memang betul, ada dua korban dari Kabupaten Jember di manifes sudah muncul. Satu atas nama Saudara Niki selaku sopir dan yang kedua Muhammad Abdul Rasyid selaku kernet,” ujar Edy saat dikonfirmasi sejumlah wartawan di Jember.
Namun, tercantumnya nama dalam manifes belum menjadi kepastian mengenai kondisi keduanya. Hingga kini belum ada informasi resmi yang menyatakan Niki maupun Abdul Rosyid telah ditemukan, baik dalam kondisi selamat maupun meninggal dunia.
Di tengah ketidakpastian tersebut, keluarga kedua warga Jember masih menunggu perkembangan operasi pencarian.
Koordinator Pos SAR Jember S. Jefriyanzah Putra Pratama mengatakan, data awal kedua warga tersebut telah dihimpun dan diteruskan kepada Posko Induk Basarnas di Banjarmasin.
“Benar sekali, ada dua warga Jember yang menjadi salah satu korban di LST Virgo Transport 8. Hingga saat ini, upaya kami dan Basarnas sedang menghimpun data dan akan kami sampaikan ke Posko Induk di Banjarmasin,” ujar Jefri.
Kontak keluarga juga telah dihimpun untuk memudahkan koordinasi selama operasi pencarian berlangsung.
Pos SAR Jember bersama unsur terkait terus mengikuti perkembangan pencarian dari Posko Induk.
Selain mengikuti proses pencarian, BPBD Jember juga mulai menyiapkan data pendukung untuk kebutuhan identifikasi.
Petugas mendatangi rumah keluarga Niki dan Abdul Rosyid untuk mengumpulkan fotokopi KTP, kartu keluarga, serta ciri-ciri khusus keduanya. Data tersebut kemudian diserahkan kepada Basarnas.
Pos SAR Jember juga berkoordinasi dengan Polres Situbondo untuk menyiapkan data pendukung antemortem maupun kebutuhan lain apabila diperlukan tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Timur.
“Kita berkoordinasi dengan pihak Polres Situbondo untuk memfasilitasi apapun yang akan menjadi data dukung dari DVI Polda Jatim,” jelas Jefri.
BPBD Jember meminta keluarga tetap berada di rumah masing-masing dan menunggu informasi resmi dari petugas
Keluarga sementara tidak diarahkan datang ke lokasi pencarian karena kecelakaan terjadi di perairan Laut Jawa. Informasi perkembangan korban akan mengikuti hasil operasi tim SAR di lapangan dan Posko Induk Basarnas.
“Kami mengimbau agar keluarga tetap sabar, berdoa sambil menunggu informasi resmi dari instansi terkait. BPBD Jember terus berkoordinasi dengan Pak Jefri dari Basarnas Jember, Pos Basarnas Jember,” kata Edy.
BPBD juga mengingatkan keluarga agar tidak mudah percaya kepada pihak yang menawarkan bantuan dengan meminta imbalan.
Edy menyebut terdapat informasi mengenai pihak yang mendatangi keluarga korban dan menawarkan bantuan dengan persyaratan tertentu.
“Sehingga kami terus melakukan pendampingan terhadap keluarga korban. Karena ada info, jika ada pihak-pihak yang mengaku akan membantu tapi berharap imbalan xx rupiah. Ini harus diantisipasi,” tegasnya.
Sementara itu, operasi pencarian korban KM Virgo Transport 8 masih terus dilakukan tim SAR gabungan.
Berbagai metode pencarian dioptimalkan sesuai kondisi dan perkembangan operasi, termasuk melalui jalur laut, darat maupun udara.
Untuk dua warga Jember, status keduanya hingga kini masih dalam pencarian.
“Untuk dua warga Jember ini masih statusnya dalam pencarian. Hingga saat ini, pencarian tetap berlangsung dan upaya-upaya dari tim SAR gabungan tetap diupayakan semaksimal mungkin,” pungkas Jefri.
BPBD Jember bersama Pos SAR Jember masih menunggu informasi terbaru dari Posko Induk Basarnas mengenai keberadaan Niki Minamri Robby dan Muhammad Abdul Rosyid.
Sementara keluarga hanya bisa menunggu dan berharap segera mendapat kabar resmi mengenai dua warga Jember tersebut.






