Berita

Sembilan Penyintas KM Mutiara Sentosa 2 Tiba di Kalianget, Operasi SAR Masih Memburu 39 Korban

0
×

Sembilan Penyintas KM Mutiara Sentosa 2 Tiba di Kalianget, Operasi SAR Masih Memburu 39 Korban

Sebarkan artikel ini
Sembilan Penyintas KM Mutiara Sentosa 2 Tiba di Kalianget, Operasi SAR Masih Memburu 39 Korban
Korban kebakaran KM Mutiara Sentosa 2 saat tiba di pelabuhan kalianget. Foto: Istimewa

Sumenep, locusjatim.com Sembilan penyintas insiden kebakaran KM Mutiara Sentosa 2 akhirnya tiba di Pelabuhan Kalianget, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, Senin (3/8/2026) sekitar pukul 00.00 WIB. Di saat para korban mulai mendapatkan penanganan medis, tim SAR gabungan masih berjibaku mencari puluhan penumpang yang belum ditemukan.

Para penyintas dievakuasi menggunakan KN SAR Permadi 249 milik Basarnas Jawa Timur. Setibanya di Pelabuhan Kalianget, mereka langsung mendapat pemeriksaan kesehatan sebelum dipindahkan ke rumah sakit sesuai kondisi masing-masing.

Sebanyak empat korban menjalani perawatan di Rumah Sakit Islam (RSI) Kalianget. Sementara lima korban lainnya langsung dirujuk ke Surabaya agar memperoleh penanganan medis yang lebih lanjut.

Kapolresta Sumenep Kombes Pol. Ariek Indra Sentanu mengatakan, seluruh personel difokuskan untuk mengawal proses evakuasi sekaligus memastikan kebutuhan para korban dapat segera terpenuhi.

“Kami saat ini memusatkan perhatian pada proses penanganan sembilan korban yang berhasil dievakuasi dan tiba di Sumenep malam ini. Seluruh proses dilakukan agar berjalan aman dan kebutuhan para korban dapat segera terpenuhi,” ujarnya usai menyambut kedatangan para korban di Pelabuhan Kalianget.

Selain menangani para penyintas, Polresta Sumenep bersama Basarnas, TNI, dan instansi terkait terus memperkuat koordinasi dalam operasi pencarian korban di lokasi kebakaran kapal.

Berdasarkan data sementara, sebanyak 227 penumpang telah berhasil ditemukan. Dari jumlah tersebut, lima orang dinyatakan meninggal dunia, sedangkan 39 korban lainnya hingga kini masih dalam pencarian oleh tim SAR gabungan.

Ariek mengakui proses pencarian tidak berjalan mudah karena dipengaruhi kondisi cuaca di perairan yang kurang bersahabat. Meski demikian, seluruh personel tetap dikerahkan untuk memaksimalkan upaya pencarian hingga seluruh korban berhasil ditemukan.

“Operasi pencarian terus berjalan meskipun kondisi cuaca cukup menjadi kendala. Kami berharap masyarakat dapat terus memberikan doa dan bersabar menunggu perkembangan terbaru. Di sisi lain, kami juga telah menyiapkan berbagai kebutuhan untuk mendukung penanganan korban maupun keluarga yang menunggu informasi,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *