Sumenep, locusjatim.com, – Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Sumenep terus memantapkan persiapan menjelang keikutsertaan pada Jambore Nasional XII Tahun 2026. Salah satu langkah yang ditempuh adalah menggelar Training Centre (TC) sebagai bagian dari pembinaan intensif bagi kontingen yang akan mewakili Kabupaten Sumenep di ajang kepramukaan tingkat nasional.
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, Sabtu-Minggu (25–26 Juli 2026), di Bumi Perkemahan Pondok Pesantren Nasyrul Ulum Aengdake, Kecamatan Bluto, itu diikuti 39 peserta yang terdiri atas Pramuka Penggalang, Pembina Pendamping, dan Pimpinan Kontingen.
Melalui Training Centre tersebut, Kwarcab Sumenep berupaya memastikan seluruh peserta memiliki kesiapan menyeluruh sebelum bertolak ke Jambore Nasional XII yang dijadwalkan berlangsung pada 13–20 Agustus 2026 di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta.
Selama pembinaan, peserta menerima berbagai materi yang dirancang untuk memperkuat kemampuan individu maupun kerja sama tim. Materi yang diberikan meliputi *team building*, motivasi, manajemen perkemahan, hingga pembahasan Petunjuk Teknis (Juknis) Jambore Nasional. Bekal tersebut diharapkan mampu meningkatkan kesiapan dari sisi mental, pengetahuan, keterampilan, serta kedisiplinan.
Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Sumenep, Wahyu Kurniawan Pribadi, AP., M.Si., bersama Ketua Harian Kwarcab Sumenep, Dr. Zamzami Sabiq, M.Psi., turut hadir memberikan arahan dan motivasi kepada seluruh anggota kontingen.
Wakil Ketua Bidang Pembinaan Anggota Muda Kwarcab Sumenep, Jonsi, M.M., mengatakan *Training Centre* menjadi tahapan penting agar seluruh anggota kontingen memiliki pemahaman yang sama sekaligus membangun semangat kebersamaan sebelum mengikuti Jambore Nasional.
“Training Centre ini bukan sekadar latihan teknis, tetapi menjadi ruang untuk menyatukan visi, membangun karakter, memperkuat disiplin, serta meningkatkan kekompakan seluruh kontingen. Kami ingin peserta berangkat ke Jambore Nasional dalam kondisi benar-benar siap, baik secara fisik, mental, maupun kemampuan kepramukaan sehingga mampu membawa nama baik Kabupaten Sumenep,” ujarnya.
Menurut Jonsi, pembinaan yang dilakukan selama dua hari itu diharapkan mampu membentuk kontingen yang tangguh, adaptif, dan siap menunjukkan prestasi sekaligus menjadi representasi karakter generasi muda Sumenep di tingkat nasional.
Sementara itu, Ketua Harian Kwarcab Sumenep, Dr. Zamzami Sabiq, M.Psi., mengingatkan seluruh peserta agar memanfaatkan kesempatan mengikuti Jambore Nasional sebagai sarana belajar, memperluas pengalaman, dan mengembangkan diri.
Ia menegaskan bahwa setiap anggota kontingen memikul tanggung jawab besar karena membawa nama Kabupaten Sumenep di tingkat nasional.
“Kalian bukan hanya mewakili sekolah atau gugus depan, tetapi membawa nama Kabupaten Sumenep. Karena itu, tunjukkan karakter Pramuka yang disiplin, mandiri, santun, bertanggung jawab, dan mampu bekerja sama dengan siapa pun. Jadikan setiap proses di Jambore sebagai kesempatan belajar, memperluas persahabatan, serta mengharumkan nama daerah melalui prestasi dan akhlak yang baik,” pesannya.
Zamzami juga mengajak seluruh anggota kontingen menjaga kesehatan, semangat, dan kekompakan hingga pelaksanaan Jambore Nasional.
“Prestasi akan lahir dari persiapan yang sungguh-sungguh. Tetaplah rendah hati, terus belajar, saling menguatkan, dan yakini bahwa usaha terbaik hari ini akan menjadi kebanggaan Sumenep di masa depan,” tambahnya.






