Berita

Dari Sabuk Putih ke Kuning, Prajurit Kodim Sampang Ditempa Makin Tangguh

516
×

Dari Sabuk Putih ke Kuning, Prajurit Kodim Sampang Ditempa Makin Tangguh

Sebarkan artikel ini
Pabcak silat kodim Sampang
Kenaikan pangkat pancak silat prajurit Kodim 0828/Sampang. Foto:locusjatim.com

Sampang, locusjatim.com Peralihan dari sabuk putih ke sabuk kuning bukan sekadar pencapaian tingkat dalam bela diri. Bagi prajurit Kodim 0828/Sampang, kenaikan tingkat tersebut menjadi bagian dari proses meningkatkan kemampuan, kedisiplinan, serta kesiapan menghadapi berbagai tantangan tugas di lapangan.

Hal itu terlihat dalam pelaksanaan Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) Pencak Silat Militer (PSM) dari sabuk putih ke sabuk kuning yang digelar di GOR Indoor Sampang, Jalan Wijaya Kusuma, Kecamatan Sampang, Kabupaten Sampang, Rabu (9/9/2026).

Kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk pembinaan kemampuan prajurit, khususnya dalam mengasah keterampilan bela diri. Kemampuan tersebut dinilai penting karena tidak hanya berkaitan dengan ketangkasan fisik, tetapi juga membentuk mental dan kepercayaan diri seorang prajurit.

Ujian dipimpin Ketua Tim (Katim) Kapten Inf Hari Susanto, Pasilat Sopsrem Kasrem. Para peserta harus menunjukkan kemampuan dalam sejumlah materi yang diujikan, mulai dari sikap dasar, teknik serangan, teknik pertahanan, jurus Pencak Silat Militer (PSM), hingga teknik pembelaan.

Setiap materi menjadi bagian dari penilaian untuk melihat sejauh mana penguasaan teknik peserta sebelum dinyatakan mampu melanjutkan ke jenjang berikutnya.

Pasiops Kodim 0828/Sampang Kapten Inf Abdul Azis menegaskan, proses ujian harus dijalani dengan serius dan penuh kedisiplinan. Ia juga mengingatkan peserta agar tidak mengabaikan aspek keselamatan selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.

“Laksanakan kegiatan ini dengan sungguh-sungguh. Ikuti seluruh tahapan ujian sesuai petunjuk dari tim penilai. Yang tidak kalah penting, tetap menjaga faktor keamanan selama kegiatan berlangsung,” ujarnya.

Menurut Abdul Azis, kemampuan bela diri merupakan salah satu keterampilan dasar yang perlu dikuasai oleh setiap prajurit. Selain mendukung kebugaran jasmani, keterampilan tersebut juga menjadi bekal dalam menghadapi situasi yang membutuhkan kesiapan fisik maupun mental.

Sementara itu, Ketua Tim Penilai Kapten Inf Hari Susanto mengatakan, UKT PSM merupakan bagian dari pembinaan personel untuk meningkatkan profesionalisme dan kemampuan prajurit TNI AD secara bertahap.

Kenaikan tingkat, kata dia, diharapkan tidak berhenti pada pencapaian sabuk semata. Proses latihan dan ujian harus mampu membentuk prajurit yang semakin disiplin, tangguh, percaya diri, serta memiliki kesiapan dalam menjalankan tugas.

“Melalui UKT ini, kami berharap kemampuan para peserta terus berkembang sesuai dengan jenjang yang dicapai. Setiap tahapan harus dilalui dengan disiplin, kesungguhan, dan tetap mengutamakan keselamatan,” jelasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *