BeritaHeadline

Air Bersih Mulai Langka, Bupati Sampang Kirim Bantuan ke Wilayah Kekeringan

919
×

Air Bersih Mulai Langka, Bupati Sampang Kirim Bantuan ke Wilayah Kekeringan

Sebarkan artikel ini
Bantuan air beraih di Sampang
Bupati Sampang H. Slamet Junaidi saat lepas bantuan air bersih kepasa warga terdampak kekeringan. Foto: locusjatim.com

Sampang, locusjatim.com Persediaan air bersih yang mulai menipis di sejumlah wilayah Kabupaten Sampang mendapat perhatian serius pemerintah daerah. Memasuki musim kemarau yang diperparah fenomena El Nino, Pemkab Sampang mulai bergerak menyalurkan bantuan air bersih bagi masyarakat yang terdampak kekeringan.

Bantuan tersebut dikemas melalui Program Truk Tangki Sejuta Air Bersih yang secara langsung dilepas oleh Bupati Sampang H. Slamet Junaidi dari halaman Pendopo Trunojoyo, Senin (07/09/2026) siang.

Armada tangki air selanjutnya diarahkan menuju sejumlah wilayah yang mengalami kesulitan memperoleh air bersih. Kecamatan Robatal menjadi salah satu lokasi yang menjadi sasaran awal distribusi bantuan tersebut.

Bupati Sampang H. Slamet Junaidi mengatakan, program ini merupakan bentuk respons pemerintah terhadap kebutuhan masyarakat yang terdampak kondisi kemarau. Menurutnya, bantuan air bersih dipilih karena manfaatnya dapat langsung dirasakan warga.

“Prinsip kami adalah melakukan program yang bermanfaat dan dirasakan langsung oleh masyarakat. Maka dari itu kami pilih Program Sejuta Air Bersih dalam musim kemarau yang diperparah oleh fenomena El-Nino ini,” jelas Haji Idi yang akrab disapa, Senin (07/09/2026).

Ia berharap distribusi air bersih tersebut mampu membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari di tengah keterbatasan sumber air akibat kemarau.

“Hari ini kami menuju daerah yang ada di Kecamatan Robatal, bersama teman-teman Forum Sampang Sehat (FSS),” imbuhnya.

Penyaluran bantuan tidak berhenti pada satu lokasi. Ketua Forum Sampang Sehat (FSS), Farida, menyampaikan bahwa program tersebut akan berlangsung hingga akhir September 2026.

Menurutnya, terdapat lima kecamatan yang menjadi perhatian karena dinilai paling terdampak kondisi kemarau. Wilayah tersebut meliputi Kecamatan Robatal, Kedungdung, Karang Penang, Tambelangan, dan Sreseh.

Dengan pengerahan truk tangki tersebut, Pemkab Sampang bersama Forum Sampang Sehat berupaya memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi, terutama warga yang berada di wilayah dengan keterbatasan sumber air.

Program Sejuta Air Bersih diharapkan dapat menjadi solusi sementara selama musim kemarau sekaligus membantu mengurangi keresahan masyarakat akibat sulitnya memperoleh air bersih.

“Ada lima kecamatan yang menurut kami sangat terdampak akibat dari musim kemarau ini, diantaranya Kecamatan Robatal, Kecamatan Kedungdung, Kecamatan Karang Penang, Kecamatan Tambelangan dan Kecamatan Sreseh,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *