Berita

Korban KM Virgo Asal Jember Bertambah Dari 2 Menjadi 3 Orang

915
×

Korban KM Virgo Asal Jember Bertambah Dari 2 Menjadi 3 Orang

Sebarkan artikel ini
KM Virgo Transport 8 saat kapal mengalami kecelakaan
KM Virgo Transport 8 saat kapal mengalami kecelakaan. Foto: Istimewa

Jember, locusjatim.com Daftar warga Kabupaten Jember yang diketahui berada di dalam KM Virgo Transport 8 saat kapal mengalami kecelakaan pada Minggu (13/9/2026) di perairan Laut Jawa bertambah satu orang.

Sebelumnya, keluarga mengetahui ada dua warga Jember yang berada dalam kapal tersebut. Kini, jumlahnya menjadi tiga orang setelah identitas Kaka Ave Jaya Ruddin K. (44), warga Desa Seputih, Kecamatan Mayang, Jember, turut diketahui berada dalam rombongan kapal.

Informasi tersebut disampaikan adik Kaka, Mercilla Baharudin (36). Ia mengatakan, kakaknya merupakan warga asli Jember yang selama ini merantau dan bekerja di Banjarmasin.

Kaka berada di Banjarmasin karena urusan pekerjaan. Ia kemudian berencana kembali ke Jember untuk berkumpul bersama keluarga.

Namun, setelah berada di Jember, Kaka yang merupakan seorang kernet kembali ke Banjarmasin karena masih memiliki sejumlah pekerjaan yang harus diselesaikan.

Dalam perjalanan kembali, keberangkatan Kaka sempat mengalami penundaan akibat kondisi cuaca dan pelayaran.

Menurut Mercilla, Kaka sebelumnya telah berkoordinasi dengan Khoirul, sopir yang merupakan tetangganya saat berada di Banjarmasin. Keduanya kemudian melakukan perjalanan bersama menuju Banjarmasin menggunakan jalur laut.

Kaka dan Khoirul diketahui masuk dalam rombongan ekspedisi BMT yang membawa tiga truk.

“Dari ekspedisi BMT itu ada tiga truk. Dua truk masuk Virgo, sopirnya Khoirul dan Paeman. Satu lagi masuk kapal MV Haida,” ujar Mercilla saat dikonfirmasi sejumlah wartawan Rabu (6/9/2026).

Dari rombongan tersebut, salah satu orang bernama Paeman berhasil selamat. Keterangan dari Paeman kemudian menjadi salah satu informasi yang diterima keluarga mengenai keberadaan Kaka dan Khoirul sebelum kapal mengalami kecelakaan.

Menurut Mercilla, Kaka dan Khoirul sebelumnya berada di dalam satu kamar di KM Virgo Transport 8.

Ketika kapal mengalami masalah, Paeman bersama kernetnya berusaha menyelamatkan diri. Namun saat melihat menuju kamar Kaka dan khoirul, mereka sudah tidak berada di lokasi tersebut.

“Dia sempat lari ke kamar, pokoknya kakak saya sama sopir sudah tidak ada di kamar,” kata Mercilla.

Kini, keluarga Kaka masih menunggu perkembangan pencarian. Mercilla mengaku terus berkoordinasi dengan tim SAR di Banjarmasin serta memantau informasi korban yang berhasil dievakuasi melalui Pelabuhan Trisakti.

Warga, tetangga, hingga pihak perusahaan tempat Kaka bekerja di Banjarmasin juga turut membantu mencari informasi. Mereka bahkan bergantian memantau kedatangan kapal di pelabuhan untuk mengetahui apakah ada korban yang berhasil dievakuasi.

Memasuki hari keempat pencarian, keluarga masih berharap Kaka segera ditemukan.

“Saya berharap kakak saya ditemukan dalam kondisi apa pun,” ujar Mercilla.

Ia menegaskan, keluarga ingin mendapatkan kepastian mengenai keberadaan Kaka dan berharap proses pencarian terus dilakukan.

“Dalam kondisi apa pun, karena mau hidup, mau tidak ada, saya tetap bawa pulang ke Jember,” katanya.

Dengan terungkapnya identitas Kaka, jumlah warga Jember yang diketahui menjadi korban dalam insiden KM Virgo Transport 8 bertambah dari dua menjadi tiga orang.

Keluarga ketiga warga Jember tersebut kini masih menunggu informasi terbaru terkait proses pencarian dan evakuasi korban.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *