Berita

Perjalanan Surabaya-Makassar Berujung Insiden, KMP Mutiara Santosa 2 Terbakar di Perairan Sumenep

620
×

Perjalanan Surabaya-Makassar Berujung Insiden, KMP Mutiara Santosa 2 Terbakar di Perairan Sumenep

Sebarkan artikel ini
Tragedi KMP Mutiara Santosa 2: Lima Tewas, Puluhan Penumpang Masih Dalam Pencarian
KMP Mutiara Santosa 2 dari Surabaya menuju Makassar terbakar di perairan Sumenep. Foto: Istimewa

Sumenep, locusjatim.com Perjalanan KMP Mutiara Santosa 2 dari Surabaya menuju Makassar berubah menjadi situasi darurat setelah kapal tersebut terbakar di perairan utara Kabupaten Sumenep, Madura, Minggu (2/8/2026). Insiden itu memicu operasi penyelamatan besar-besaran terhadap sekitar 250 penumpang dan awak kapal yang berada di atas kapal.

Peristiwa tersebut bermula ketika nakhoda KMP Mutiara Santosa 2 melaporkan kondisi darurat kepada pihak PT Atosim Lampung Pelayaran (ALP). Namun, sesaat setelah menyampaikan laporan, komunikasi dengan nakhoda mendadak terputus sehingga kondisi kapal dan para penumpang sempat tidak diketahui.

Kepala Kantor SAR Surabaya, Nanang Sigit, mengatakan pihaknya menerima informasi mengenai kebakaran kapal dari Syahbandar Tanjung Perak pada pukul 08.24 WIB. Tak lama berselang, PT ALP juga menghubungi Kantor SAR Surabaya untuk meminta bantuan setelah memperoleh laporan langsung dari nakhoda.

“Pihak perusahaan kapal mendapat info dari nakhoda bahwa kapal terbakar di ujung utara Madura sekitar pukul 06.00-07.00 WIB dan setelah itu nakhoda tidak dapat dihubungi kembali,” ujar Nanang.

Terputusnya komunikasi tersebut membuat proses penanganan harus dilakukan secepat mungkin. Kantor SAR Surabaya segera berkoordinasi dengan Syahbandar Tanjung Perak untuk melacak posisi kapal, sementara Pos SAR Sumenep berkomunikasi dengan Stasiun Radio Pantai (SROP) Kalianget guna meminta bantuan kapal-kapal yang berada di sekitar lokasi kejadian.

Hasil koordinasi menunjukkan KMP Mutiara Santosa 2 berada sekitar 19 mil laut di utara Pulau Buruan, Kecamatan Sapudi, Kabupaten Sumenep. Berdasarkan laporan Kapal Meratus Project 3, sebagian besar badan kapal telah dilalap api, sedangkan para penumpang bertahan di area anjungan dan haluan sambil menunggu proses evakuasi.

Meski menjadi kapal terdekat, Meratus Project 3 tidak dapat merapat karena membawa muatan yang mudah terbakar. Demi menghindari risiko yang lebih besar, proses penyelamatan kemudian dilakukan oleh kapal tunda TB Hasnur 26 yang menyatakan siap mendekati lokasi untuk mengevakuasi seluruh penumpang.

Untuk mempercepat operasi penyelamatan, Kantor SAR Surabaya mengerahkan KN SAR 249 Permadi beserta tim penyelamat menuju titik kebakaran. Pos SAR Sumenep juga mengirimkan satu unit rigid inflatable boat (RIB) guna memperkuat proses evakuasi di perairan utara Sumenep.

Hingga berita ini ditulis, proses evakuasi terhadap seluruh penumpang dan awak kapal masih terus berlangsung. Tim SAR bersama unsur terkait terus berkoordinasi untuk memastikan seluruh korban dapat dievakuasi dengan selamat.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *