Sumenep,locusjatim.com – Nasib nahas menimpa Ach Laili Irhamni, seorang kurir SPX di Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep. Sepeda motor Honda Beat merah hitam bernomor polisi M 6893 TF yang selama ini menjadi penunjang pekerjaannya raib, diduga digondol maling saat diparkir di depan kantor tempatnya bekerja.
Peristiwa itu terjadi pada Rabu (02/07/2026) sekitar pukul 18.56 WIB. Saat itu, seperti rutinitas biasanya, Ach Laili baru selesai mengantar paket dan kembali ke kantor untuk memproses kiriman yang belum sempat terkirim.
Ia mengaku tak menaruh curiga ketika memarkirkan motornya di depan kantor. Bahkan, kendaraan tersebut masih dalam kondisi kunci menempel sebagaimana kebiasaan saat berada di lingkungan kerja.
“Seperti biasa habis mengantar paket, saya kembali ke kantor untuk proses paket yang tidak terkirim. Kebetulan di dalam kantor ada teman juga, jadi saya nongkrong bersama mereka. Tanpa rasa curiga saya parkir motor seperti biasa di depan kantor lengkap dengan kunci motornya,” ujar Ach Laili kepada wartawan.
Sekitar satu setengah jam kemudian, ia hendak pulang. Namun, betapa terkejutnya saat mendapati motornya sudah tidak berada di lokasi parkir.
“Saya kaget ternyata motor saya sudah raib. Setelah saya cek CCTV, pelakunya memakai kaos hitam, celana Levi’s, dan masih menggunakan helm,” katanya.
Berdasarkan rekaman kamera pengawas, pelaku diduga beraksi dengan tenang. Menurut korban, gerak-gerik pelaku menunjukkan bahwa aksi tersebut bukan dilakukan secara sembarangan.
“Dari gerak-gerik pelaku serta pakaian yang digunakan, kayaknya sudah berpengalaman,” ungkapnya.
Usai mengetahui motornya hilang, Ach Laili langsung menghubungi teman dan keluarganya untuk membantu mencari keberadaan kendaraan tersebut dengan menyebarkan informasi nomor polisi, warna motor, serta ciri-ciri pelaku.
Sebagai seorang kurir paket, kehilangan sepeda motor menjadi pukulan berat baginya. Pasalnya, kendaraan itu merupakan satu-satunya alat yang digunakan untuk bekerja sekaligus menopang kebutuhan keluarganya.
“Saya seorang kurir paket. Motor itu satu-satunya sumber penghasilan untuk menghidupi keluarga saya,” tuturnya.
Korban berharap aparat kepolisian dapat segera mengungkap kasus tersebut, menemukan sepeda motornya, dan menangkap pelaku agar mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai hukum yang berlaku.
“Semoga motor saya cepat ditemukan dan polisi segera menangkap pelaku serta menghukumnya sesuai undang-undang yang berlaku,” tandas Ach Laili.(*)






