Sumenep,locusjatim.com – Kekhawatiran keluarga terhadap seorang petani tembakau yang tak kunjung pulang saat jam istirahat berujung duka. Atmawi (34), warga Dusun Pondok Daja, Desa Batuputih Kenek, Kecamatan Batuputih, ditemukan meninggal dunia di area tegalan tempatnya bekerja, Selasa (30/06/2026).
Korban ditemukan di dalam penampungan air yang berada di Dusun Tanjung, Desa Gedang-Gedang. Saat ditemukan, kondisi korban sudah tidak bernyawa dengan posisi telungkup di dalam bak penampungan yang digunakan untuk kebutuhan penyiraman tanaman tembakau.
Peristiwa itu bermula ketika seorang saksi bernama Enek mendatangi lahan pertanian sekitar pukul 13.00 WIB. Saksi merasa curiga karena korban belum pulang untuk beristirahat makan siang sebagaimana biasanya.
Sesampainya di lokasi, saksi mendapati korban telah berada di dalam penampungan air dan tidak menunjukkan tanda-tanda kehidupan. Kejadian tersebut kemudian dilaporkan kepada aparat setempat yang selanjutnya diteruskan kepada pihak kepolisian.
Petugas dari Polsek Batuputih, Satreskrim Polres Sumenep, Unit Identifikasi, serta tim medis Puskesmas Batuputih segera menuju lokasi guna melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), meminta keterangan saksi, dan melakukan pemeriksaan awal terhadap jenazah.
Kapolres Sumenep AKBP Anang Hardiyanto melalui Kapolsek Batuputih AKP Abu Mahdura menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan serangkaian langkah penyelidikan untuk memastikan penyebab meninggalnya korban.
“Petugas telah melakukan berbagai tindakan kepolisian, mulai dari mendatangi dan mengamankan lokasi kejadian, mengumpulkan barang bukti, melakukan pemeriksaan luar terhadap jenazah, meminta keterangan saksi, hingga berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan penyebab peristiwa tersebut,” ujarnya.
Dari hasil pemeriksaan awal, petugas tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Berdasarkan temuan di lapangan, korban diduga mengalami sengatan listrik saat melakukan aktivitas penyiraman tanaman tembakau sebelum akhirnya terjatuh ke dalam penampungan air.
Meski demikian, dugaan tersebut masih bersifat sementara dan berdasarkan hasil pemeriksaan awal di lokasi kejadian. Keluarga korban menerima peristiwa itu sebagai musibah dan memilih tidak dilakukan autopsi.
AKP Abu Mahdura juga mengingatkan masyarakat agar lebih memperhatikan faktor keselamatan saat bekerja, terutama ketika menggunakan peralatan listrik di area pertanian yang dekat dengan sumber air.
“Kami mengimbau masyarakat agar selalu mengedepankan keselamatan kerja. Penggunaan instalasi listrik maupun peralatan elektronik di area terbuka yang berdekatan dengan sumber air perlu mendapat perhatian khusus untuk mencegah terjadinya kecelakaan serupa,” katanya.
Setelah seluruh proses pemeriksaan selesai dilakukan, jenazah korban diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. Peristiwa tersebut sekaligus menjadi pengingat akan pentingnya kewaspadaan dalam penggunaan instalasi listrik di lingkungan pertanian.(*)






