Sumenep, locusjatim.com – Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Bola Voli Pantai U-17 Jawa Timur 2026 resmi dimulai di GOR Ahmad Yani, Sumenep, Rabu (1/7/2026). Lebih dari sekadar ajang perebutan gelar juara, kompetisi ini menjadi momentum bagi Kabupaten Sumenep untuk melahirkan atlet-atlet muda yang diproyeksikan memperkuat Jawa Timur di tingkat nasional.
Puluhan tim dari sembilan kabupaten mengikuti kejuaraan yang mempertandingkan nomor 2×2 dan 4×4. Persaingan dipastikan berlangsung ketat karena juara pertama dan kedua di setiap kategori akan mendapat kesempatan mewakili Jawa Timur pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Bola Voli Pantai U-17 yang dijadwalkan berlangsung di Palembang pada 4–9 Agustus 2026.
Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, mengatakan kepercayaan yang diberikan kepada daerahnya sebagai tuan rumah menjadi dorongan untuk terus memperkuat pembinaan atlet usia muda. Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Sumenep berkomitmen mendukung pengembangan olahraga prestasi, termasuk bola voli pantai yang selama ini konsisten menorehkan prestasi di berbagai ajang.
“Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Sumenep ingin menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak, baik kepada panitia dan seluruh pengurus Pengkab PBVSI Kabupaten Sumenep yang sudah mempersiapkan kegiatan Kejurprov Bola Voli Pantai U-17 Jawa Timur 2026 ini dengan baik,” ujar Fauzi.
Ia menegaskan dukungan pemerintah tidak berhenti pada penyelenggaraan kejuaraan, tetapi juga mencakup pembinaan atlet melalui KONI dan organisasi cabang olahraga agar mampu bersaing di level yang lebih tinggi.
“Sekali lagi kami sampaikan, kami pemerintah mendukung penuh berkaitan dengan Kejurprov Bola Voli Pantai U-17. Paling tidak ini bisa memberikan semangat bagi atlet-atlet bola voli pantai di Sumenep. Dan kami selalu menyampaikan kepada KONI bahwa bola voli pantai Sumenep ini secara prestasi cukup membanggakan, karena beberapa lomba di Porprov selalu menghasilkan juara,” katanya.
Sebagai tuan rumah, Fauzi berharap atlet Sumenep mampu memanfaatkan kesempatan tersebut untuk tampil maksimal sekaligus menjaga sportivitas selama pertandingan berlangsung.
“Target yang pasti bagi kami sebagai tuan rumah tentu ingin menang. Tapi yang jelas tim lain juga ingin menang. Jadi kami harap kepada para atlet bola voli pantai Sumenep bisa memberikan performa yang maksimal,” tuturnya.
Ketua Bidang Organisasi Pengprov PBVSI Jawa Timur, Edy Swasono, menegaskan Kejurprov U-17 tahun ini menjadi bagian dari proses seleksi atlet Jawa Timur menuju Kejurnas. Karena itu, seluruh peserta diharapkan menunjukkan kemampuan terbaiknya.
“Yang juara 1 dan juara 2 masing-masing kelas dalam kejuaraan ini akan mewakili Pengprov PBVSI Jawa Timur dalam Kejurnas Bola Voli Pantai U-17 di Palembang tanggal 4 sampai dengan 9 Agustus yang akan datang,” ujar Edy.
Menurutnya, Sumenep layak dipercaya menjadi tuan rumah karena memiliki rekam jejak pembinaan atlet yang baik. Hal tersebut dibuktikan dengan prestasi atlet bola voli pantai Sumenep yang terus meningkat, termasuk pada Kejuaraan Piala Wali Kota Surabaya, saat tim putri meraih medali emas dan tim putra meraih medali perak.
“Tentu perlu kami sampaikan apresiasi cukup tinggi dari Pengprov PBVSI Jawa Timur kepada Pengkab PBVSI Kabupaten Sumenep yang mana kemarin berhasil menorehkan prestasi yang sangat membanggakan,” katanya.
Edy juga memberikan apresiasi khusus kepada tim putri Sumenep yang sukses mengalahkan atlet-atlet binaan Pusat Latihan Daerah (Puslatda) Jawa Timur.
“Yang patut kita banggakan yang putri, karena yang dilawankan adalah anak-anak dari Unesa yang notabene adalah anak-anak Puslatda yang dipersiapkan oleh Jawa Timur untuk mengikuti PON 2028 nanti. Apresiasi untuk anak-anak Sumenep,” ucapnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Kejurprov Bola Voli Pantai U-17 Jawa Timur 2026, Syamsiadi, mengatakan seluruh persiapan telah dilakukan secara maksimal dengan dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Sumenep.
Ia menjelaskan, kategori 2×2 diikuti 20 tim putra dan 10 tim putri, sedangkan kategori 4×4 diikuti sembilan tim putra dan lima tim putri dari sembilan kabupaten di Jawa Timur. Sebagai tuan rumah, Sumenep menurunkan lima tim pada nomor 2×2 dan tiga tim pada nomor 4×4.
Menurutnya, keikutsertaan tersebut tidak hanya mengejar prestasi, tetapi juga menjadi bagian dari upaya mencetak atlet yang mampu membawa nama Jawa Timur di tingkat nasional.
“Target kita, seperti yang disampaikan Bapak Bupati sendiri, adalah bagaimana Sumenep melahirkan atlet yang nantinya bisa mewakili Jawa Timur,” ujarnya.
Syamsiadi memastikan pelaksanaan kejuaraan berjalan sesuai rencana berkat koordinasi yang baik antarpanitia.
“Saya rasa untuk kendala sejauh ini bisa teratasi karena kekompakan panitia tentunya,” pungkasnya.






