Berita

Pagar Nusa UIN KHAS Jember Tembus Podium Kejurprov, Sabet Perunggu di IBCA MMA

827
×

Pagar Nusa UIN KHAS Jember Tembus Podium Kejurprov, Sabet Perunggu di IBCA MMA

Sebarkan artikel ini
Pagar Nusa UIN KHAS Jember Tembus Podium Kejurprov, Sabet Perunggu di IBCA MMA
Pagar Nusa UIN KHAS Jember saat terima medali. Foto: locusjatim.com

Surabaya, locusjatim.com — Pagar Nusa UIN KHAS Jember membuktikan diri sebagai kekuatan baru di dunia beladiri Jawa Timur. Meski terbilang baru, organisasi ini sukses menembus podium Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) IBCA MMA Piala Walikota Surabaya 2026 dengan raihan medali perunggu.

Capaian tersebut diraih oleh Moh Supriady Ali Sahbana, atau yang akrab disapa Kang Ali. Ia turun di kelas Senior Standfight 56,7 Kg Putra dan mewakili Kabupaten Jember dalam ajang yang digelar di Gelora Pancasila, Surabaya, pada 30 April hingga 3 Mei 2026.

Kejuaraan ini bukan ajang biasa. Atlet-atlet terbaik dari seluruh Jawa Timur ambil bagian, termasuk dari kalangan TNI, Brimob, hingga Puslatda Jawa Timur. Di tengah ketatnya persaingan itu, Kang Ali mampu menunjukkan performa solid sejak babak penyisihan hingga menembus semifinal.

Langkahnya memang terhenti di babak empat besar setelah berhadapan dengan atlet Puslatda Jawa Timur yang kemudian keluar sebagai juara pertama. Namun, hasil tersebut tetap mengantarkannya meraih medali perunggu—sekaligus memastikan Pagar Nusa UIN KHAS Jember naik podium di level provinsi.

Yang membuat pencapaian ini semakin istimewa, Pagar Nusa UIN KHAS Jember baru berdiri sekitar delapan bulan lalu. Dalam waktu singkat, mereka sudah mampu bersaing dengan atlet dari institusi besar dan berpengalaman.

Bagi Kang Ali, hasil ini menjadi refleksi sekaligus motivasi untuk berkembang lebih jauh.

“Juara 3 bukanlah kemenangan, tapi tambahan, seorang pemenang hanya 1 yaitu juara 1. Tapi setidaknya saya sudah menyumbangkan 1 medali perunggu buat Jember. Di pertandingan semi final barusan saya belajar harus banyak berlatih lagi, banyak kekurangan yang harus diperbaiki. Terima kasih buat Pagar Nusa UIN KHAS Jember yang sudah memberikan support serta doa. Mohon maaf sudah membuat kalian kecewa, tapi ini bukanlah akhir, di fight selanjutnya saya akan jadi lebih baik,” ujar Kang Ali.

Tak hanya berperan sebagai atlet, Kang Ali juga merupakan Kepala Kepelatihan Bidang Keatletan Pencak Silat Pagar Nusa UIN KHAS Jember. Ia aktif membina kader muda di lingkungan kampus, sembari menyelesaikan studinya di Program Studi Bimbingan Konseling Islam (BKI), Fakultas Dakwah.

Dalam pesannya kepada para anggota, ia menekankan bahwa kekuatan mental menjadi fondasi utama seorang petarung.

“Jika kalian ingin menjadi seorang juara atau petarung, yang harus kalian bentuk pertama kali adalah mental petarung. Karena ketika sudah memasuki arena, bahkan sebelum masuk arena, yang pertama kali bertarung adalah mental di dalam diri kalian. Dalam gelanggang, jangan ragu untuk menyerang, jangan pernah takut dipukul, jangan takut dibanting, jangan takut ditendang. Jangan lihat siapa lawanmu, tapi buatlah lawanmu yang melihat siapa dirimu,” tutupnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *