BeritaHeadline

Berkunjung ke Sumenep, Khofifah Bawa Layanan Kesehatan hingga Bantuan Ekonomi Masyarakat

1213
×

Berkunjung ke Sumenep, Khofifah Bawa Layanan Kesehatan hingga Bantuan Ekonomi Masyarakat

Sebarkan artikel ini
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat kunjungan ke Sumenep. Foto: locusjatim.com

Sumenep,locusjatim.com – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menghadirkan berbagai layanan kesehatan dan bantuan ekonomi bagi masyarakat saat melakukan kunjungan kerja di kawasan Pantai Slopeng, Kabupaten Sumenep, Rabu (14/10/2026).

Sejumlah program yang dihadirkan meliputi khitanan massal, pemeriksaan kesehatan gratis, bantuan produktif bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), hingga bantuan untuk petani dan nelayan.

Khofifah mengatakan, berbagai program tersebut diarahkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, terutama dalam sektor kesehatan, pendidikan, dan ekonomi.

“Jadi ini sebetulnya kesehatan, pendidikan, kemudian ekonomi. Human Development Index Approach, pendekatan kita adalah pendekatan Indeks Pembangunan Manusia,” ujarnya.

Dalam pelayanan kesehatan, panitia menyiapkan kuota khitanan massal hingga 200 anak. Jumlah tersebut disiapkan karena peserta yang telah terdaftar mencapai lebih dari 175 anak dan masih berpotensi bertambah.

Selain khitanan massal, masyarakat juga mendapatkan layanan Cek Kesehatan Gratis (CKG) serta pemeriksaan kesehatan mulut dan gigi. Pelayanan tersebut didukung tenaga medis dari Ikatan Alumni Universitas Airlangga (IKA Unair).

Khofifah mengapresiasi keterlibatan para dokter yang datang dari sejumlah daerah untuk membantu memberikan pelayanan kesehatan kepada warga Sumenep.

“Terima kasih juga IKA Unair ini, karena kekuatan untuk dokter giginya kuat. Baik yang dari Surabaya, tadi saya lihat dari Sidoarjo dan dari Sumenep,” katanya.

Di sektor ekonomi, Pemprov Jatim menyalurkan zakat produktif kepada pelaku UMKM yang biasa berjualan di kawasan tersebut. Bantuan ini diharapkan dapat mendukung keberlangsungan usaha masyarakat.

Bantuan juga menyasar sektor pertanian dan perikanan. Pemprov Jatim menyerahkan alat dan mesin pertanian (alsintan) bagi gabungan kelompok tani (gapoktan) di Sumenep serta alat tangkap untuk nelayan.

Menurut Khofifah, penyaluran bantuan dilakukan dengan mempertimbangkan kebutuhan masing-masing daerah. Karena itu, bentuk bantuan yang diberikan dapat berbeda sesuai kondisi masyarakat penerima.

“Daerah sesuai dengan kebutuhanlah, kalau berkala nggak butuh gimana. Banyak sekali, saya membagikan hampir semua kabupaten,” tuturnya.

Selain bantuan ekonomi, kegiatan tersebut turut menghadirkan layanan sosial berupa bantuan bagi penyandang disabilitas berat dan program PKH Plus untuk warga lanjut usia berusia di atas 70 tahun.

Layanan literasi juga disediakan melalui mobil perpustakaan keliling untuk anak-anak. Khofifah berharap kehadiran layanan tersebut dapat memperluas akses bacaan sekaligus mengenalkan potensi maritim kepada generasi muda.

“Saya pernah mengikuti kegiatan Angkatan Laut di sini dan itu menurut saya indah sekali. Jadi basis kemaritimannya dapat, lalu nanti kita juga akan memberikan alat tangkap untuk para nelayan dan mengenalkan kepada anak-anak semua indahnya Indonesia,” pungkasnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *