Berita

Kandang Kambing di Jember Dilalap Api, 12 Ekor Diduga Mati

382
×

Kandang Kambing di Jember Dilalap Api, 12 Ekor Diduga Mati

Sebarkan artikel ini
Kebakaran kandang kambing di Jember
Anggota Regu A Posko Damkar Ambulu saat proses memadamkan api. Foto: Istimewa

Jember, locusjatim.com – Kebakaran melanda sebuah kandang kambing di wilayah Ampel, Kecamatan Wuluhan, Kabupaten Jember, Selasa (13/10/2026). Peristiwa tersebut diduga menyebabkan 12 ekor kambing dewasa mati, sementara sejumlah ternak lainnya sempat berusaha diselamatkan warga di tengah kobaran api.

Situasi di lokasi sempat berlangsung menegangkan. Warga berupaya mengeluarkan kambing yang terjebak di dalam kandang meski gerbangnya terkunci. Sebagian ternak berhasil diselamatkan sebelum petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Posko Ambulu tiba.

Anggota Regu A Posko Damkar Ambulu, Mohammad Nafik, mengatakan laporan kebakaran diterima petugas sekitar pukul 11.31 WIB. Armada pemadam langsung diberangkatkan satu menit kemudian dan sampai di lokasi sekitar pukul 11.56 WIB.

Sebanyak empat personel diterjunkan untuk menangani kebakaran tersebut. Petugas berupaya menghentikan penyebaran api ke bagian kandang yang belum terbakar, kemudian melakukan pendinginan pada area yang terdampak.

“Yang pertama itu pencegahan yang belum terbakar. Jadi, yang belum terbakar atau yang terbakar sedikit-sedikit kita basahi dulu agar tidak merembet, kemudian pendinginan pada kandang yang sudah terbakar,” kata Nafik saat dikonfirmasi seusai pemadaman.

Proses pemadaman turut dihadapkan pada kondisi akses menuju lokasi yang terbatas. Kandang berada lebih dari 100 meter dari gerbang di pinggir jalan, dengan jalur masuk yang sempit dan berkelok.

Kondisi tersebut mengharuskan mobil pemadam melintasi jalur tersebut untuk menjangkau titik kebakaran. Meski demikian, Nafik menyebut tidak ada kendala berarti selama proses penanganan berlangsung.

Setelah api berhasil dikendalikan, petugas melakukan pendinginan guna mengantisipasi munculnya kembali titik api di area kandang.

Berdasarkan informasi dari pekerja kandang yang diterima petugas, sekitar 12 kambing dewasa diduga mati akibat kebakaran tersebut. Namun, jumlah keseluruhan ternak yang menjadi korban belum dapat dipastikan.

Pendataan masih terkendala kondisi sebagian kambing anakan yang turut terdampak. Karena itu, jumlah ternak yang mati masih berpotensi bertambah setelah proses pendataan lebih lanjut.

Kerugian sementara akibat peristiwa tersebut ditaksir mencapai Rp30 juta. Nilai itu mencakup kerusakan bangunan kandang serta ternak yang terdampak kebakaran.

Adapun penyebab munculnya api masih belum dipastikan. Nafik menyampaikan adanya dugaan awal yang mengarah pada aktivitas pembakaran sampah di lahan kosong dekat pagar kandang.

Meski demikian, dugaan tersebut belum dapat dipastikan sebagai penyebab kebakaran. Petugas telah menyelesaikan proses pemadaman dan pendinginan untuk memastikan kondisi di sekitar kandang aman.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *