Berita

HUT ke-81 RI, Pemkab Sumenep Genjot Pemerataan Pembangunan di Wilayah Kepulauan

914
×

HUT ke-81 RI, Pemkab Sumenep Genjot Pemerataan Pembangunan di Wilayah Kepulauan

Sebarkan artikel ini
HUT ke-81 RI, Pemkab Sumenep Genjot Pemerataan Pembangunan di Wilayah Kepulauan
Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo. Foto: Istimewa

Sumenep, locusjatim.com Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi momentum bagi Pemerintah Kabupaten Sumenep untuk kembali memperkuat komitmen pemerataan pembangunan, terutama di wilayah kepulauan.

Pemkab Sumenep memastikan pembangunan tidak hanya berpusat di kawasan daratan. Wilayah kepulauan juga terus mendapat perhatian melalui kebijakan pembangunan yang diarahkan untuk memperkecil kesenjangan akses dan infrastruktur.

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo mengatakan, kemerdekaan tidak cukup dimaknai sebagai perayaan tahunan. Bagi pemerintah daerah, semangat kemerdekaan harus diwujudkan melalui pembangunan yang memberikan rasa keadilan dan kesejahteraan kepada seluruh masyarakat.

“Yang pasti kemerdekaan itu berdaulat, adil dan makmur,” kata Fauzi usai mengikuti upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Senin (17/08/2026).

Menurut Fauzi, kondisi geografis Sumenep yang memiliki wilayah daratan dan kepulauan menjadi tantangan tersendiri dalam mewujudkan pemerataan pembangunan. Karena itu, pemerintah daerah terus menyusun kebijakan dengan mempertimbangkan kebutuhan masyarakat di masing-masing wilayah.

Kawasan kepulauan, kata dia, masih membutuhkan penguatan pembangunan, terutama dari sisi infrastruktur. Pemerintah pun dalam beberapa tahun terakhir memberikan porsi perhatian lebih besar untuk sejumlah kebutuhan pembangunan di wilayah tersebut.

Langkah itu dilakukan sebagai bagian dari upaya mengejar ketertinggalan sekaligus memastikan masyarakat kepulauan memperoleh kesempatan yang sama dalam menikmati hasil pembangunan.

“Harus ada kesetaraan antara kepulauan dan daratan,” ujarnya.

Fauzi menegaskan, kebijakan yang memberikan perhatian lebih terhadap kepulauan bukan berarti mengabaikan pembangunan di wilayah daratan. Justru, langkah tersebut menjadi bagian dari strategi untuk menciptakan keseimbangan pembangunan di seluruh Kabupaten Sumenep.

Ia berharap masyarakat di kawasan daratan dapat memahami arah kebijakan tersebut. Sebab, karakter geografis Sumenep berbeda dengan daerah lain yang hanya memiliki wilayah daratan.

Sumenep memiliki wilayah kepulauan dengan kebutuhan dan tantangan pembangunan yang beragam. Kondisi tersebut membuat pemerataan pembangunan harus menjadi perhatian bersama agar manfaat kemerdekaan benar-benar dapat dirasakan seluruh masyarakat.

“Sumenep itu bukan hanya daratan saja, namun juga kepulauan,” tandasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *