Kesehatan

Cegah PTM Sejak Dini, Dinkes P2KB Sumenep Skrining Siswa dan Guru MTsN 1

0
×

Cegah PTM Sejak Dini, Dinkes P2KB Sumenep Skrining Siswa dan Guru MTsN 1

Sebarkan artikel ini
Cegah PTM Sejak Dini, Dinkes P2KB Sumenep Skrining Siswa dan Guru MTsN 1
Dinkes P2KB Kabupaten Sumenep bersama Puskesmas Pandian melakukan sosialisasi dan skrining PTM prioritas kepada siswa dan guru MTsN 1 Sumenep. Foto: Istimewa.

Sumenep,locusjatim.com Upaya mencegah penyakit tidak menular (PTM) sejak dini mulai diperkuat di lingkungan sekolah. Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Kabupaten Sumenep bersama Puskesmas Pandian melakukan sosialisasi dan skrining PTM prioritas kepada siswa dan guru MTsN 1 Sumenep, Senin (10/08/2026).

Kegiatan tersebut menjadi langkah preventif untuk mengenalkan faktor risiko PTM sekaligus mendeteksi lebih awal potensi masalah kesehatan di kalangan warga sekolah.

Skrining dilakukan agar kondisi kesehatan yang berisiko dapat diketahui lebih cepat, sehingga upaya pencegahan dan pengendalian bisa segera dilakukan sebelum berkembang menjadi gangguan kesehatan yang lebih serius.

Kepala Dinkes P2KB Sumenep, drg. Ellya Fardasah, mengatakan pencegahan PTM perlu dilakukan dengan meningkatkan kesadaran masyarakat sejak usia sekolah.

“Pencegahan harus dimulai sejak dini, salah satunya melalui skrining untuk mengetahui faktor risiko PTM,” ujar Ellya.

Menurutnya, deteksi dini menjadi bagian penting dalam upaya menekan dampak PTM. Sebab, masalah kesehatan yang ditemukan lebih awal memungkinkan adanya langkah penanganan dan pengendalian sebelum menimbulkan komplikasi berat.

“Semakin cepat faktor risikonya diketahui, semakin cepat pula langkah pencegahan dapat dilakukan,” katanya.

Dalam kegiatan tersebut, siswa dan guru MTsN 1 Sumenep menjadi sasaran sosialisasi sekaligus skrining PTM prioritas. Tim Dinkes P2KB Sumenep bersama Tim PTM Puskesmas Pandian turut terlibat dalam pelaksanaan kegiatan.

Melalui kegiatan ini, warga sekolah diharapkan tidak hanya mengetahui kondisi kesehatan masing-masing, tetapi juga memahami faktor risiko PTM serta pentingnya menerapkan pola hidup sehat.

Dinkes P2KB Sumenep terus mendorong penguatan upaya promotif dan preventif di berbagai lingkungan masyarakat, termasuk sekolah, sebagai bagian dari strategi mencegah penyakit sebelum berkembang menjadi komplikasi yang lebih berat.

“Sekolah menjadi salah satu tempat yang penting untuk membangun kebiasaan hidup sehat sejak usia dini,” pungkas Ellya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *