BeritaHeadline

Bupati Fauzi Rotasi 30 Pejabat, Kinerja Jadi Tolok Ukur Utama

917
×

Bupati Fauzi Rotasi 30 Pejabat, Kinerja Jadi Tolok Ukur Utama

Sebarkan artikel ini
Bupati Fauzi Rotasi 30 Pejabat, Kinerja Jadi Tolok Ukur Utama
Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo saat lantik pejabat pemkab Sumenep. Foto: locusjatim.com

Sumenep, locusjatim.com Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo kembali melakukan penyegaran birokrasi dengan merotasi 30 pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep. Langkah tersebut menjadi penegasan bahwa setiap aparatur sipil negara (ASN) dituntut menunjukkan kinerja nyata dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Sebanyak 30 pejabat yang dilantik dan diambil sumpah jabatannya pada Rabu (15/7/2026) terdiri atas 21 pejabat administrator dan 9 pejabat pengawas. Mereka mengisi sejumlah jabatan strategis, mulai dari sekretaris organisasi perangkat daerah (OPD), sekretaris kecamatan (sekcam), hingga kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD).

Dalam sambutannya, Bupati Fauzi menegaskan bahwa rotasi jabatan bukan sekadar perpindahan posisi, melainkan bagian dari upaya memperkuat tata kelola pemerintahan dan mempercepat reformasi birokrasi agar pelayanan publik semakin optimal.

“Pelantikan ini merupakan momen penting sebagai upaya memantapkan penyelenggaraan pemerintahan daerah. Harapannya, pelantikan ini membawa perubahan yang berdampak pada peningkatan pelayanan publik dan memberikan manfaat bagi masyarakat Kabupaten Sumenep,” ujarnya.

Menurut Fauzi, seluruh proses penempatan pejabat telah melalui pertimbangan yang objektif dengan mengedepankan profesionalisme, kompetensi, serta berpedoman pada ketentuan peraturan perundang-undangan.

Ia menegaskan bahwa mutasi merupakan hal yang lazim dalam birokrasi. Karena itu, setiap ASN harus siap ditempatkan di mana pun sesuai kebutuhan organisasi demi memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat.

“Sebagai ASN harus siap ditempatkan di mana saja untuk mengabdi kepada bangsa dan negara. Ini adalah kesempatan untuk memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat,” tegasnya.

Bupati Fauzi juga mengingatkan bahwa jabatan harus dibuktikan melalui capaian kerja. Menurutnya, masyarakat kini semakin kritis dalam menilai kualitas pelayanan pemerintah sehingga setiap pejabat dituntut bekerja profesional, berintegritas, dan mampu menjawab kebutuhan publik.

Karena itu, para pejabat yang baru dilantik diminta segera menyesuaikan diri dengan lingkungan kerja masing-masing, membangun koordinasi yang solid, serta memastikan program dan pelayanan berjalan maksimal sejak hari pertama bertugas.

“Segera menyesuaikan diri dengan tugas yang baru, bangun koordinasi yang baik, dan berikan kemampuan terbaik. Tunjukkan loyalitas melalui kinerja sehingga kehadiran pemerintah benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *