Berita

TMMD ke-129 Berakhir, Sampang Dapat Jalan Baru, Air Bersih hingga Rumah Layak Huni

912
×

TMMD ke-129 Berakhir, Sampang Dapat Jalan Baru, Air Bersih hingga Rumah Layak Huni

Sebarkan artikel ini
Penutupan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Tahun 2026 di Kabupaten Sampang.
Penutupan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Tahun 2026 di Kabupaten Sampang. Foto: Istimewa

Sampang, locusjatim.com Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Tahun 2026 resmi berakhir di Kabupaten Sampang. Selama sebulan, program tersebut meninggalkan sejumlah hasil pembangunan yang langsung menyentuh kebutuhan dasar masyarakat, mulai dari jalan baru, akses air bersih hingga rumah layak huni.

Penutupan TMMD digelar Kamis (13/8/2026) pagi di Lapangan Masjid An Nindhita, Jalan Raya Jrengik, Kecamatan Jrengik, Kabupaten Sampang. Upacara dipimpin Perwira LO TNI AL Kodam V/Brawijaya Kolonel (Mar) Kurniawan Basuki Cahyono Putra.

Mengusung tema “TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa”, kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya mempercepat pembangunan sekaligus memperkuat pemberdayaan masyarakat di wilayah pedesaan.

Salah satu hasil yang paling dirasakan warga yakni pembangunan jalan rabat beton sepanjang 486 meter dengan lebar 5 meter dan ketebalan 17 sentimeter. Infrastruktur tersebut diharapkan mampu memperlancar mobilitas masyarakat sekaligus mendukung aktivitas ekonomi warga.

Tak hanya jalan, TMMD juga menyasar kebutuhan air bersih. Pembangunan pengeboran air SPAM satu unit, tandon serta jaringan pipanisasi menjadi bagian dari program fisik yang telah diselesaikan selama pelaksanaan TMMD.

Di sektor hunian dan pelayanan kesehatan, program ini juga merealisasikan rehabilitasi dua unit rumah tidak layak huni (Rutilahu) serta renovasi satu unit Pustu.

Program unggulan KASAD turut diwujudkan melalui pembangunan empat unit tandon mini untuk mendukung kebutuhan air masyarakat.

Kolonel (Mar) Kurniawan Basuki Cahyono Putra menegaskan bahwa keberadaan TMMD tidak hanya diukur dari hasil pembangunan fisik. Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi sarana memperkuat kebersamaan serta ketahanan nasional yang dimulai dari desa.

“TMMD bukan sekadar pembangunan fisik semata, tetapi juga momentum memperkuat persatuan dan ketahanan nasional dari tingkat desa,” ujarnya.

Selain pembangunan fisik, TMMD ke-129 juga diisi berbagai kegiatan nonfisik. Di antaranya pengobatan gratis, penyuluhan kesehatan, wawasan kebangsaan, sunatan massal, pengolahan makanan, karya bakti di pondok pesantren, penanaman pohon hingga pemberdayaan masyarakat.

Penutupan TMMD turut dirangkai dengan penyerahan hasil pembangunan kepada pemerintah daerah serta ramah tamah bersama masyarakat. Momentum tersebut menjadi simbol berakhirnya pelaksanaan program sekaligus awal bagi pemerintah dan warga untuk menjaga serta memanfaatkan hasil pembangunan secara berkelanjutan.

Dalam kegiatan tersebut hadir Wakil Bupati Sampang Ahmad Mahfudz bersama jajaran Forkopimda, pejabat Kodam V/Brawijaya, Korem 084/Bhaskara Jaya serta pejabat Pemerintah Kabupaten Sampang.

Dengan berakhirnya TMMD ke-129, Kodim 0828/Sampang berharap hasil pembangunan yang telah diwujudkan dapat memberikan manfaat jangka panjang. Lebih dari itu, semangat gotong royong antara TNI, pemerintah dan masyarakat diharapkan tetap terjaga sebagai kekuatan dalam membangun desa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *