Jakarta, locusjatim.com– Kementerian Agama (Kemenag) memastikan Pendidikan Profesi Guru (PPG) Dalam Jabatan (Daljab) 2026 segera diselenggarakan. Selain memastikan program berjalan, Kemenag menaruh perhatian besar pada peningkatan angka kelulusan para guru yang mengikuti pendidikan profesi tersebut.
Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kemenag, Amien Suyitno, mengatakan persiapan PPG Daljab 2026 terus dilakukan. Program tersebut akan menggunakan alokasi anggaran belanja tambahan (ABT) yang saat ini telah memasuki proses finalisasi.
Persiapan itu dibahas dalam Rapat Koordinasi Panitia Nasional Pendidikan Profesi Guru Kementerian Agama yang digelar di Jakarta, Kamis (03/09/2026) lalu.
Menurut Suyitno, penyelenggaraan PPG Daljab merupakan bagian dari komitmen negara dalam meningkatkan kompetensi dan profesionalisme guru. Karena itu, Kemenag berupaya memastikan program tersebut dapat terlaksana dengan baik.
“Kehadiran negara itu sangat penting sekali dan kita akan bekerja keras untuk menyelenggarakan PPG Dalam Jabatan tahun 2026 ini,” tegasnya, sebagaimana dilansir dari kemenag.go.id.
Di sisi lain, pelaksanaan PPG Daljab 2026 tidak hanya diarahkan pada terselenggaranya pendidikan profesi bagi guru. Kemenag juga ingin memastikan semakin banyak peserta mampu menyelesaikan seluruh tahapan pendidikan dan memperoleh hasil yang baik.
Suyitno secara khusus menyoroti tingkat kelulusan peserta. Ia berharap pelaksanaan PPG tahun ini dapat meminimalkan jumlah guru yang tidak berhasil lulus.
“Yang terakhir, yang paling penting juga penyelenggaraan PPG tahun ini agar meminimalisasi betul yang tidak lulus,” kata Suyitno.
Optimisme tersebut muncul karena kualitas dan kesiapan peserta PPG dinilai semakin membaik dari tahun ke tahun. Kondisi itu dinilai menjadi modal penting untuk meningkatkan capaian kelulusan pada pelaksanaan PPG Daljab 2026.
“Kalau sekarang yang saya lihat sudah semakin bagus, hampir tidak ada yang seperti dulu-dulu, kecuali yang sangat parah,” lanjutnya.
Dengan kondisi peserta yang dinilai semakin siap, Kemenag berharap pelaksanaan PPG Daljab 2026 dapat menghasilkan lebih banyak guru yang berhasil lulus. Peningkatan tersebut sekaligus diharapkan berkontribusi terhadap penguatan kualitas pembelajaran di satuan pendidikan di bawah binaan Kemenag.
Para guru yang menjadi sasaran program pun diminta mulai mempersiapkan diri. Selain mempersiapkan berbagai kebutuhan untuk mengikuti PPG, guru diimbau aktif memantau informasi resmi Kemenag mengenai jadwal, persyaratan, tahapan, dan mekanisme pelaksanaan PPG Daljab 2026.
Kemenag menilai keberhasilan program tidak hanya diukur dari jumlah guru yang mengikuti PPG, tetapi juga dari kemampuan peserta menyelesaikan pendidikan profesi sesuai ketentuan. Dengan demikian, target peningkatan kelulusan menjadi salah satu perhatian penting dalam penyelenggaraan PPG Daljab tahun ini.(*)






