Berita

Diduga Tenggelam, Pemuda 25 Tahun Ditemukan Meninggal Dunia Dengan Kondisi Mengambang

547
×

Diduga Tenggelam, Pemuda 25 Tahun Ditemukan Meninggal Dunia Dengan Kondisi Mengambang

Sebarkan artikel ini
Riki ditemukan dalam kondisi mengambang di bawah Jembatan Gladak Kembar, Kelurahan Sumbersari, Kecamatan Sumbersari, Kabupaten Jember
Korban tenggelam Riki ditemukan dalam kondisi mengambang di bawah Jembatan Gladak Kembar, Kelurahan Sumbersari, Kecamatan Sumbersari, Kabupaten Jember. Foto: Istimewa

Jember, locusjatim.com Niat mandi di Sungai Gladak Kembar, Jember, berujung duka. Riki Ridwan Saputra (25), seorang pemuda yang dikenal warga sebagai pengamen, ditemukan meninggal dunia setelah sebelumnya diduga tenggelam di Sungai Bedadung, Jumat (21/8/2026) malam.

Riki ditemukan dalam kondisi mengambang di bawah Jembatan Gladak Kembar, Kelurahan Sumbersari, Kecamatan Sumbersari, Kabupaten Jember sekitar pukul 22.37 WIB.

Peristiwa tersebut bermula saat Riki mandi di sungai bersama beberapa temannya sekitar pukul 12.00 WIB. Dua jam kemudian, teman-temannya meninggalkan lokasi untuk pulang.

Namun, Riki disebut masih berada di sungai.

Hingga sekitar pukul 15.00 WIB, Riki tak kunjung kembali. Salah seorang temannya yang merasa khawatir kemudian mendatangi lokasi untuk mencarinya.Setibanya di sungai, Riki sudah tidak terlihat. Temannya hanya menemukan pakaian milik korban yang tertinggal di tepi sungai.

Dugaan Riki tenggelam kemudian dilaporkan kepada pihak berwenang. Pusdalops PB BPBD Jember menerima informasi dari Polres Jember sekitar pukul 22.20 WIB.

Tim Reaksi Cepat BPBD Jember bersama unsur SAR kemudian menuju lokasi. Petugas tiba sekitar pukul 22.35 WIB dan langsung melakukan pencarian.

Tak berselang lama, tim gabungan menemukan tubuh Riki sekitar empat meter ke arah barat dari titik yang diduga menjadi lokasi awal korban tenggelam.

Kepala BPBD Kabupaten Jember Edy Budi Susilo mengatakan korban ditemukan dalam kondisi sudah meninggal dunia.

“Pukul 22.37 WIB korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia dan selanjutnya dilakukan evakuasi,” ujar Edy saat dikonfirmasi, Sabtu (22/8/2026).

Warga sekitar, SW (43), mengatakan Riki dikenal sebagai pengamen yang sering berpindah lokasi. Ia beberapa kali terlihat mengamen di kawasan lampu merah Gladak Kembar, Perempatan Argopuro hingga Jalan Mastrip.

Menurut informasi yang diterima warga, Riki diduga tidak bisa berenang. Kondisi sungai di sekitar lokasi juga cukup dalam.

“Katanya korban tenggelam, juga tidak bisa berenang. Karena di lokasi itu agak dalam sungainya,” ujar SW.

Setelah ditemukan, jasad Riki langsung dievakuasi oleh tim gabungan. Proses tersebut melibatkan BPBD Jember, Basarnas Banyuwangi, Polres Jember, Polsek, Koramil, Kelurahan Sumbersari, Baret Rescue, relawan serta warga.

Jasad korban kemudian dibawa ke RS dr Soebandi Jember sekitar pukul 23.15 WIB untuk proses lebih lanjut.

Edy menambahkan, proses pencarian dan evakuasi berjalan tanpa kendala. Petugas menggunakan sejumlah peralatan SAR, di antaranya perahu LCR, tali lempar, pelampung dan kantong jenazah.

“Operasi pencarian dan evakuasi berlangsung tanpa kendala,” pungkas Edy.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *