Berita

HUT ke-81 RI, AWAS Sampang Ajak Warga Berhenti Sejenak Saat Detik-detik Proklamasi

564
×

HUT ke-81 RI, AWAS Sampang Ajak Warga Berhenti Sejenak Saat Detik-detik Proklamasi

Sebarkan artikel ini
Aliansi wartawan Sampang
Awas saat kibarkan pendera merah putih di alun-alun. Foto: Cak Jum

Sampang, locusjatim.com Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Sampang tak hanya berlangsung di arena upacara. Aliansi Wartawan Sampang (AWAS) mengajak masyarakat yang melintas di kawasan Alun-alun Trunojoyo, Jalan Wijaya Kusuma, untuk sejenak menghentikan aktivitas dan mengenang detik-detik Proklamasi, Senin (17/8/2026).

Ajakan tersebut dikemas melalui aksi pembagian 81 payung merah putih dan bendera kecil kepada pengendara roda dua, roda empat, serta warga yang melintas di kawasan tersebut.

Aksi yang menjadi bagian dari rangkaian HUT AWAS ke-5 sekaligus HUT ke-81 RI itu dilakukan bertepatan dengan momentum peringatan detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Indonesia.

Ketua AWAS, Cak Jum Sahabat Rakyat, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kecintaan terhadap Indonesia sekaligus penghormatan kepada para pahlawan yang telah berjuang merebut kemerdekaan.

Menurutnya, masyarakat tidak hanya perlu merayakan kemerdekaan melalui berbagai kegiatan seremonial, tetapi juga memahami makna perjuangan dan menghargai jasa para pahlawan.

“Kami sengaja mengajak teman-teman AWAS untuk peduli dan menghargai para pahlawan yang telah gugur untuk mempertaruhkan jiwa dan raga nya dalam merebut kemerdekaan Republik Indonesia dengan kegiatan bagi-bagi bendera kecil dan payung merah putih kepada masyarakat pengguna jalan raya di detik-detik proklamasi kemerdekaan untuk berhenti sejenak menghormat ke bendara merah putih yang sudah disiapkan, agar masyarakat juga tahu bahwa dihari ini merupakan hari kemerdekaan sekaligus mengenang jasa-jasa pahlawan,” ucapnya.

Cak Jum menambahkan, kegiatan tersebut mengusung tema “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”. Tema itu menjadi pengingat bahwa semangat kemerdekaan harus terus diwujudkan melalui persatuan, kepedulian dan gotong royong.

Sementara pembagian payung merah putih bukan sekadar simbol untuk memeriahkan suasana kemerdekaan. Payung tersebut dimaknai sebagai perlindungan, persatuan dan kebersamaan dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Payung dalam perayaan Kemerdekaan RI ke-81 dapat dirangkum sebagai simbol perlindungan, persatuan, kebersamaan/Gotongroyong, dan semangat menjaga kemerdekaan Indonesia, serta memupuk jiwa nasionalisme kecintaan pada negara Kesatuan Republik Indonesia ini,” ujarnya.

Melalui kegiatan tersebut, AWAS berharap momentum HUT RI tidak berhenti pada kemeriahan perayaan, tetapi juga menjadi ruang untuk menumbuhkan kembali kesadaran masyarakat tentang arti kemerdekaan dan pentingnya menghormati perjuangan para pendahulu bangsa.

Cak Jum pun menyampaikan pesan optimisme bagi organisasi dan masyarakat Sampang dalam momentum kemerdekaan tahun ini.

“Dirgahayu Bangsaku Republik Indonesia, AWAS Pasti Bisa,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *