BeritaHeadline

Antrean BBM Subsidi Muncul di Sejumlah Daerah, Pertamina Lakukan Double Alih Suplai

959
×

Antrean BBM Subsidi Muncul di Sejumlah Daerah, Pertamina Lakukan Double Alih Suplai

Sebarkan artikel ini
Antrean BBM Subsidi Muncul di Sejumlah Daerah, Pertamina Lakukan Double Alih Suplai
Mobil tangki PT Pertamina Patra Niaga. Foto: Istimewa

Surabaya,locusjatim.com Munculnya antrean kendaraan di sejumlah SPBU di Jawa Timur akibat tingginya konsumsi BBM subsidi mendapat perhatian PT Pertamina Patra Niaga.

Untuk mengatasi kondisi tersebut, perusahaan melakukan berbagai langkah mitigasi, termasuk menerapkan skema double alih suplai guna mempercepat penyaluran Biosolar dan Pertalite ke daerah yang mengalami lonjakan permintaan.

Area Manager Communication, Relations & CSR Jatimbalinus Pertamina Patra Niaga, Ahad Rahedi, mengatakan antrean yang terjadi dalam sepekan terakhir dipicu meningkatnya konsumsi BBM subsidi di sejumlah wilayah. Meski demikian, Pertamina memastikan kebutuhan masyarakat tetap menjadi prioritas dan pasokan BBM subsidi terus disalurkan sesuai kuota penugasan pemerintah.

“Sebagai informasi per bulan Juni ini sendiri, realisasi di Jawa Timur untuk produk Biosolar sudah melebihi 100 persen dari kuota berjalan dan 96 persen untuk produk Pertalite. Pertamina telah berkoordinasi dengan pemerintah terkait dan paralel melaksanakan mitigasi percepatan pemenuhan penyaluran dengan adanya kondisi peningkatan konsumsi di tengah masyarakat,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Jumat (26/06/2026).

Sebagai langkah percepatan, Pertamina memprioritaskan pengiriman dari terminal BBM (supply point) serta melakukan alih suplai dari terminal BBM terdekat menuju wilayah yang mengalami peningkatan kebutuhan. Upaya tersebut diperkuat dengan penambahan skema double alih suplai untuk memperbesar volume distribusi ke SPBU yang membutuhkan.

“Sebagai upaya mendorong percepatan penyaluran, per hari ini (26/6) sendiri juga telah dilaksanakan mitigasi tambahan melalui double alih suplai sehingga BBM yang dikirimkan semakin bertambah untuk mempercepat pemenuhan kebutuhan energi bagi masyarakat,” katanya.

Selain itu, Pertamina juga memaksimalkan operasional armada mobil tangki dengan skala prioritas pengiriman ke daerah yang mengalami kendala pasokan maupun tingkat permintaan tertinggi.

“Mobil tangki juga dimaksimalkan dengan skala prioritas pengiriman ke wilayah dengan kendala pasokan dan demand tertinggi. Dengan segala mitigasi ini diharapkan dapat segera mengurai antrean dan kondisi penyaluran kembali normal,” lanjutnya.

Pertamina menegaskan bahwa stok Biosolar dalam kondisi tersedia dan aman. Perusahaan juga terus melakukan pemantauan berkala terhadap kondisi pasokan serta distribusi di lapangan guna memastikan kebutuhan energi masyarakat dapat terpenuhi.

Dia menjelaskan bahwa kuota BBM subsidi berbeda dengan stok. Kuota merupakan volume BBM yang ditugaskan pemerintah untuk disalurkan kepada masyarakat selama satu tahun, sedangkan stok adalah ketersediaan fisik produk yang siap disalurkan.

Pertamina Patra Niaga juga mengimbau masyarakat untuk menggunakan BBM subsidi sesuai peruntukan agar distribusi energi bersubsidi dapat tepat sasaran dan dinikmati oleh pihak yang berhak menerimanya.

“Untuk stok produk Biosolar ada dan tersedia. Pertamina berupaya sampai dengan akhir tahun kuota tetap dapat memenuhi kebutuhan masyarakat,” pungkasnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *