Sumenep, locusjatim.com – Kabupaten Sumenep resmi mengamankan status sebagai tuan rumah Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Voli Pantai U-17 antar klub tahun 2026. Penunjukan ini tak hanya menjadi kebanggaan, tetapi juga membuka peluang besar bagi Sumenep untuk mencuri perhatian publik Jawa Timur.
Kepastian tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Pengprov PBVSI Jawa Timur Nomor 28/PBVSI-JT/V/2026, yang memberikan mandat kepada PBVSI Kabupaten Sumenep sebagai penyelenggara.
Dengan status tuan rumah, Sumenep diprediksi akan menjadi pusat perhatian selama gelaran berlangsung. Ratusan atlet muda terbaik, official, hingga suporter dari berbagai daerah di Jawa Timur dipastikan hadir, membawa atmosfer kompetisi sekaligus keramaian yang berdampak luas bagi daerah.
Ketua PBVSI Sumenep, Syamsul Muarif, menegaskan kesiapan pihaknya dalam menyambut ajang bergengsi tersebut. Ia menilai momentum ini menjadi kesempatan emas untuk menunjukkan kapasitas Sumenep, baik dari sisi penyelenggaraan maupun potensi daerah yang dimiliki.
“Kami siap menjadi tuan rumah yang baik dan menyukseskan Kejurprov Voli Pantai U-17 ini. Tentu ini menjadi momentum positif untuk perkembangan olahraga voli, khususnya voli pantai di Kabupaten Sumenep,” katanya.
Tak hanya soal pertandingan, Kejurprov ini juga diharapkan menjadi etalase bagi Sumenep untuk menarik minat kunjungan. Kehadiran peserta dari luar daerah diyakini akan menggerakkan sektor penginapan, kuliner, hingga destinasi wisata lokal.
Di sisi lain, ajang ini juga menjadi panggung penting bagi pembinaan atlet usia muda. PBVSI Sumenep berharap dari kejuaraan ini akan lahir talenta-talenta potensial yang mampu mengharumkan nama Jawa Timur di level yang lebih tinggi.
Sejumlah persiapan pun mulai dimatangkan. Mulai dari sarana pertandingan hingga aspek pendukung lainnya disiapkan agar pelaksanaan berjalan lancar dan meninggalkan kesan positif bagi seluruh peserta.
“Kami berharap kejuaraan ini bukan hanya sukses secara pertandingan, tetapi juga memberi dampak baik bagi promosi daerah dan perkembangan atlet muda di Jawa Timur,” pungkas Syamsul.






