Berita

Maulid Nabi, Bappeda Sumenep Dorong Pembangunan Daerah Berlandaskan Nilai Keteladanan

1678
×

Maulid Nabi, Bappeda Sumenep Dorong Pembangunan Daerah Berlandaskan Nilai Keteladanan

Sebarkan artikel ini
Maulid Nabi, Bappeda Sumenep Dorong Pembangunan Daerah Berlandaskan Nilai Keteladanan
Kepala Bappeda Sumenep Arif Firmanto. Foto: Istimewa

Sumenep, locusjatim.com Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW menjadi momentum bagi Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Sumenep untuk memperkuat semangat pembangunan yang berlandaskan nilai keteladanan Rasulullah.

Kepala Bappeda Sumenep Arif Firmanto menyampaikan, bahwa nilai-nilai yang dicontohkan Nabi Muhammad SAW tetap relevan untuk diterapkan dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam menjalankan tugas pemerintahan dan pembangunan daerah.

Menurutnya, keteladanan Rasulullah dalam hal kejujuran, amanah, kepedulian, kebersamaan, dan memberikan manfaat bagi sesama dapat menjadi inspirasi dalam menjalankan tanggung jawab pembangunan.

“Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW hendaknya tidak hanya dimaknai sebagai kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum untuk kembali meneladani akhlak dan nilai-nilai yang telah dicontohkan Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya, Selasa (25/08/2026).

Ia menegaskan, pembangunan daerah pada dasarnya harus berorientasi pada peningkatan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat. Karena itu, proses perencanaan pembangunan perlu dilandasi semangat menghadirkan kemanfaatan bagi masyarakat.

Arif mengatakan, nilai amanah menjadi salah satu prinsip penting yang dapat diterapkan dalam menjalankan tugas pemerintahan. Setiap kebijakan dan program pembangunan harus direncanakan serta dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab dan berpijak pada kebutuhan masyarakat.

“Pembangunan bukan hanya tentang bagaimana kita mencapai target, tetapi bagaimana setiap proses dan hasil pembangunan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” katanya.

Sebagai perangkat daerah yang memiliki peran dalam perencanaan pembangunan, Bappeda Sumenep terus mendorong proses perencanaan yang terarah, terukur, dan selaras dengan kebutuhan daerah.

Arif menambahkan, pembangunan juga membutuhkan kebersamaan dan kolaborasi. Pemerintah, masyarakat, dunia usaha, akademisi, serta seluruh pemangku kepentingan memiliki peran dalam mendukung tercapainya pembangunan yang berkelanjutan.

“Keteladanan Rasulullah mengajarkan kepada kita pentingnya amanah, kepedulian, persaudaraan dan kebersamaan. Nilai-nilai inilah yang juga perlu kita hadirkan dalam membangun daerah,” tuturnya.

Melalui momentum Maulid Nabi Muhammad SAW, Bappeda Sumenep berharap semangat keteladanan tersebut dapat menjadi bagian dari penguatan karakter dalam menjalankan tugas sekaligus mendorong pembangunan daerah yang semakin berorientasi pada kemanfaatan masyarakat.

“Semoga semangat Maulid Nabi ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk terus menjaga amanah, memperkuat kebersamaan, dan menghadirkan pembangunan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Sebab, pembangunan yang baik pada akhirnya adalah pembangunan yang mampu membawa kemaslahatan bagi masyarakat,” pungkas Arif.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *