Sampang, locusjatim.com – Di tengah tuntutan pelayanan publik yang makin cepat dan transparan, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Sampang justru mencuri perhatian lewat pendekatan yang lebih dekat dengan masyarakat. Upaya itu berbuah manis setelah mereka masuk jajaran terbaik dalam program “Polantas Menyapa” 2026.
Bukan sekadar capaian administratif, penghargaan sebagai terbaik keempat bidang Registrasi dan Identifikasi (Regident) dari Ditlantas Polda Jawa Timur menjadi penanda adanya perubahan cara kerja di internal pelayanan lalu lintas Sampang. Program ini sendiri menitikberatkan pada pelayanan dokumen kendaraan bermotor yang prima, terbuka, dan efisien.
Kasat Lantas Polres Sampang, AKP Sulaiman, menilai capaian tersebut lahir dari kerja kolektif seluruh anggota yang terus berbenah di lini pelayanan.
“Penghargaan ini adalah hasil kerja keras bersama. Kami akan terus berupaya meningkatkan pelayanan yang humanis, profesional, dan responsif kepada masyarakat,” ucap Sulaiman, Selasa (14/04/2026).
Ia menegaskan, program “Polantas Menyapa” bukan hanya ajang formalitas, melainkan strategi membangun komunikasi dua arah dengan masyarakat. Menurutnya, pelayanan yang baik harus mampu memastikan setiap warga mendapatkan haknya secara cepat dan tanpa hambatan.
“Karena program ‘Polantas Menyapa’ bukan sekadar seremoni, melainkan jembatan komunikasi yang efektif untuk memastikan setiap warga mendapatkan hak pelayanan prima sesuai dengan semangat Polri Presisi,” ungkapnya.
Lebih jauh, Sulaiman menyebut penghargaan tersebut juga menjadi milik masyarakat Sampang. Dukungan publik dinilai berperan besar dalam mendorong inovasi pelayanan berjalan optimal.
Di sisi lain, Kanit Regident Samsat Sampang, IPDA Fahmi Yuliastanto, menyoroti pentingnya sinergi antar lini dalam meningkatkan efisiensi layanan, mulai dari pengurusan SIM hingga registrasi kendaraan.
Ia juga menekankan bahwa pemanfaatan teknologi digital akan terus diperkuat ke depan, terutama untuk menutup celah praktik pungutan liar serta mempercepat proses pelayanan.
Fahmi menambahkan, capaian ini bukan akhir, melainkan standar baru yang harus dijaga oleh seluruh jajaran. Ia berharap pelayanan yang tulus dan profesional terus menjadi budaya kerja demi terciptanya lalu lintas yang aman dan tertib di Kabupaten Sampang.
“Penghargaan yang kami dapat merupakan hasil kerja sama sinergitas antar lini di bagian pendaftaran kendaraan dan pengurusan SIM menjadi faktor utama yang membuat efisiensi waktu pelayanan meningkat drastis sepanjang tahun 2026,” ucapnya.






