Jember,locusjatim.com – UIN Kiai Haji Achmad Siddiq (KHAS) Jember kembali mencatatkan capaian positif di bidang tata kelola kelembagaan. Perguruan tinggi keagamaan negeri di bawah Kementerian Agama itu resmi meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Tahun Anggaran 2025, sebuah predikat tertinggi dalam audit laporan keuangan.
Pengakuan tersebut diberikan oleh Kantor Akuntan Publik (KAP) Luthfi Muhammad & Rekan melalui Piagam Penghargaan yang diterbitkan pada Mei 2026 berdasarkan Surat Keputusan Nomor 00030/2.1249/AU.5/11/1436-4/1/V/2026.
Capaian ini menjadi sinyal kuat bahwa sistem pengelolaan keuangan di lingkungan UIN KHAS Jember berjalan sesuai prinsip akuntabilitas, transparansi, dan kepatuhan terhadap regulasi. Melalui audit independen, laporan keuangan universitas dinilai telah disajikan secara wajar dan memenuhi standar akuntansi yang berlaku.
Di tengah meningkatnya tuntutan terhadap kualitas layanan pendidikan tinggi, tata kelola keuangan yang sehat menjadi salah satu faktor penting dalam membangun kepercayaan masyarakat. Opini WTP tidak hanya menunjukkan ketertiban administrasi, tetapi juga mencerminkan kemampuan institusi dalam mengelola anggaran negara secara bertanggung jawab.
Keberhasilan tersebut merupakan hasil sinergi berbagai unsur di lingkungan kampus, mulai dari pimpinan universitas, biro administrasi, unit perencanaan dan keuangan, hingga seluruh satuan kerja yang terlibat dalam proses perencanaan, pelaksanaan, penatausahaan, dan pelaporan anggaran.
Rektor UIN KHAS Jember, Prof. Hepni, menilai capaian tersebut lebih dari sekadar penghargaan administratif. Menurutnya, opini WTP merupakan refleksi dari budaya kerja yang menempatkan profesionalisme, integritas, dan tanggung jawab sebagai fondasi utama dalam mengelola amanah publik.
“Penghargaan ini harus menjadi energi positif bagi seluruh sivitas akademika untuk terus memperkuat tata kelola kelembagaan. Budaya transparansi dan akuntabilitas perlu dijaga serta ditingkatkan agar menjadi karakter organisasi yang kuat,” ujarnya.
Ia menambahkan, pengelolaan keuangan yang akuntabel memiliki peran strategis dalam mendukung pelaksanaan tridarma perguruan tinggi secara berkelanjutan. Dengan sistem keuangan yang sehat, universitas memiliki ruang lebih besar untuk meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Perolehan opini WTP juga menjadi bukti bahwa berbagai langkah penguatan sistem pengendalian internal yang dilakukan UIN KHAS Jember berjalan efektif. Upaya peningkatan kapasitas sumber daya manusia serta kepatuhan terhadap aturan pengelolaan keuangan dinilai mampu menghasilkan tata kelola yang semakin baik.
Lebih jauh, capaian tersebut diharapkan semakin memperkuat citra UIN KHAS Jember sebagai perguruan tinggi yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga mampu menerapkan prinsip good university governance dalam pengelolaan sumber daya dan keuangan negara.(*)






