Berita

Ada yang Berbeda di Operasi Patuh Semeru Sampang, Pengendara Tertib Dapat Helm Gratis

242
×

Ada yang Berbeda di Operasi Patuh Semeru Sampang, Pengendara Tertib Dapat Helm Gratis

Share this article
Operasi Patuh Semeru 2026 di Kabupaten Sampang
Satlantas Polres Sampang saat bagikan helem kepada pengedara yang tertib lalu lintas. Foto: Istimewa

Sampang, locusjatim.com – Operasi Patuh Semeru 2026 di Kabupaten Sampang kali ini menghadirkan pendekatan berbeda. Jika biasanya operasi lalu lintas identik dengan pemeriksaan dan penindakan pelanggaran, Polres Sampang justru memberikan hadiah helm gratis kepada pengendara yang tertib berlalu lintas.

Aksi apresiasi tersebut berlangsung di depan Mapolres Sampang, Rabu (4/11/2026), mulai pukul 06.30 WIB. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya kepolisian membangun kesadaran masyarakat agar lebih mengutamakan keselamatan saat berkendara.

Kegiatan dipimpin langsung Kasat Lantas Polres Sampang AKP Sulaiman, S.H., yang juga menjabat sebagai Kasatgas Gakkum. Sejumlah personel dari Satgas Preemtif dan Subsatgas Dikmas turut dilibatkan dalam kegiatan tersebut.

Menariknya, helm keselamatan diberikan kepada pengendara yang dinilai telah menunjukkan kedisiplinan dalam mematuhi aturan lalu lintas. Pemberian hadiah ini menjadi bentuk penghargaan sekaligus upaya mendorong pengguna jalan lainnya agar mengikuti perilaku positif tersebut.

Melalui pendekatan persuasif, kepolisian ingin menunjukkan bahwa Operasi Patuh Semeru tidak hanya berorientasi pada penegakan hukum, tetapi juga mengedepankan edukasi dan penghargaan bagi masyarakat yang memiliki kesadaran berlalu lintas.

AKP Sulaiman mengatakan, penggunaan helm harus menjadi kebutuhan setiap pengendara sepeda motor. Sebab, perlengkapan tersebut memiliki fungsi penting untuk melindungi kepala dan mengurangi risiko fatal ketika terjadi kecelakaan.

Menurutnya, kesadaran menjaga keselamatan perlu dibangun dari diri sendiri. Dengan begitu, masyarakat tetap disiplin berkendara, baik ketika ada petugas kepolisian maupun saat tidak ada pengawasan di jalan.

Kegiatan sosialisasi dan pembagian helm tersebut berlangsung aman, tertib, serta mendapat respons antusias dari warga yang melintas.

“Kami ingin masyarakat memahami bahwa helm adalah pelindung nyawa, bukan beban atau kewajiban semata,” ujarnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *