Sumenep,locusjatim.com– Keterlibatan kalangan profesional dan pelaku usaha dinilai memiliki peran penting dalam memperkuat pembiayaan pembangunan daerah. Salah satunya melalui kepatuhan memenuhi kewajiban perpajakan yang menjadi sumber pendapatan bagi pemerintah daerah.
Pandangan tersebut disampaikan Dr. Naghfir setelah dirinya meraih Juara 1 kategori Mitra Pembayar Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) Terbesar Kabupaten Sumenep.
Penghargaan itu diberikan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) dalam kegiatan Gebyar dan Anugerah Pajak Daerah 2026 di Lapangan Kesenian Sumenep, Sabtu (31/10/2026) malam.
Bagi Dr. Naghfir, penghargaan tersebut bukan semata bentuk pengakuan atas kontribusi perpajakan yang telah diberikan. Lebih dari itu, apresiasi tersebut menjadi pengingat bahwa setiap pihak memiliki tanggung jawab dalam mendukung kemajuan daerah.
Ia menyampaikan apresiasi kepada Pemkab Sumenep atas penghargaan yang diterimanya. Dia berharap capaian tersebut dapat menjadi penyemangat untuk terus mengambil bagian dalam mendorong pembangunan daerah.
“Alhamdulillah, terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Sumenep atas penghargaan ini. Saya berharap apresiasi tersebut menjadi motivasi untuk terus berkontribusi positif bagi pembangunan dan kemajuan daerah,” kata Dr. Naghfir, Minggu (1/11/2026).
Menurutnya, pajak daerah mempunyai posisi strategis karena menjadi salah satu sumber pembiayaan berbagai kebutuhan pembangunan, mulai dari penyediaan infrastruktur hingga peningkatan fasilitas dan pelayanan publik.
Karena itu, optimalisasi penerimaan pajak membutuhkan kesadaran bersama. Kewajiban tersebut tidak hanya melekat pada masyarakat secara umum, tetapi juga harus menjadi perhatian kalangan profesional dan pelaku usaha.
“Pembayaran pajak bukan hanya kewajiban administratif, tetapi bentuk partisipasi nyata dalam pembangunan. Setiap kontribusi pajak diharapkan memberikan manfaat bagi peningkatan fasilitas publik dan pelayanan masyarakat,” ujarnya.
Ia menegaskan, keberhasilan pembangunan tidak bisa hanya mengandalkan kemampuan pemerintah. Dukungan sektor swasta, kalangan profesional, dunia usaha, serta masyarakat luas diperlukan agar pembangunan daerah berjalan lebih kuat dan berkelanjutan.
Dalam konteks tersebut, Dr. Naghfir berharap kegiatan Anugerah Pajak Daerah dapat memberikan dampak lebih luas terhadap peningkatan kesadaran masyarakat. Menurutnya, pemberian penghargaan kepada wajib pajak dan mitra yang berkontribusi perlu menjadi pemantik bagi tumbuhnya budaya taat pajak.
“Semoga penghargaan ini memotivasi masyarakat, profesional, dan pelaku usaha agar semakin taat pajak. Pembangunan Sumenep membutuhkan keterlibatan semua pihak melalui kontribusi nyata,” ungkapnya.
Ia juga menilai, kepercayaan dan kerja sama antara pemerintah dengan masyarakat harus terus dijaga. Sebab, sinergi kedua pihak menjadi modal penting untuk memastikan kontribusi perpajakan dapat memberikan manfaat bagi kemajuan Kabupaten Sumenep.
“Ketika pemerintah dan masyarakat berjalan bersama, pembangunan akan memiliki fondasi lebih kuat. Saya berharap penghargaan ini menjadi penyemangat untuk terus memberikan manfaat bagi Kabupaten Sumenep,” pungkas Dr. Naghfir.(*)







