Berita

Bantuan Rp120 Juta untuk Penyintas Gempa Flores Diberangkatkan LAZISNU Jatim

592
×

Bantuan Rp120 Juta untuk Penyintas Gempa Flores Diberangkatkan LAZISNU Jatim

Share this article
LAZISNU Jawa Timur
Kontainer yang berisi bantuan gempa menuju ke Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT). Foto: locusjatim.com

Surabaya,locusjatim.com– Kepedulian warga Nahdlatul Ulama (NU) Jawa Timur terhadap penyintas gempa bumi di Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), diwujudkan melalui pengiriman bantuan logistik senilai sekitar Rp120 juta.

Sebanyak satu kontainer berisi berbagai kebutuhan dasar diberangkatkan dari halaman Kantor Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur, Selasa (3/11/2026). Bantuan tersebut ditujukan untuk membantu masyarakat terdampak gempa yang melanda wilayah Flores pada Agustus 2026 lalu.

Pengiriman bantuan ini menjadi hasil gotong royong NU Care-Lembaga Amil Zakat, Infak dan Sedekah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) se-Jatim bersama sejumlah lembaga, komunitas, dan donatur.

Plh Ketua PWNU Jatim, KH Muhammad Balya Firjaun Barlaman, mengapresiasi kepedulian seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penghimpunan hingga penyaluran bantuan tersebut.

Menurut Gus Firjaun, sapaan akrabnya, aksi kemanusiaan itu menunjukkan bahwa solidaritas dan semangat membantu sesama tidak dibatasi oleh jarak maupun wilayah.

“Atas nama Plh Ketua PWNU Jawa Timur, saya mengucapkan terima kasih kepada LAZISNU dan seluruh donatur atas segala upaya yang telah dilakukan untuk membantu saudara-saudara kita di NTT yang sedang diuji oleh Allah SWT melalui musibah gempa bumi,” tuturnya.

Ia berharap kepedulian tersebut terus tumbuh sebagai bagian dari pengamalan nilai-nilai kemanusiaan dan ajaran agama, tanpa disertai harapan mendapatkan imbalan.

“Mudah-mudahan semangat untuk berbagi dan membantu sesama terus bergelora dalam hati kita tanpa mengharap pamrih, tetapi semata-mata lillahi ta’ala. Mudah-mudahan kita semua juga senantiasa mendapatkan pertolongan Allah SWT dan setiap persoalan yang kita hadapi diberikan jalan keluar terbaik,” ungkapnya.

Gus Firjaun juga menyampaikan doa agar masyarakat Flores yang terdampak bencana diberikan kekuatan untuk melewati masa sulit dan bangkit dari musibah tersebut.

“Untuk saudara-saudara kita yang terkena musibah, mudah-mudahan senantiasa diberikan ketahanan mental dan selalu mendapatkan hidayah dari Allah SWT. Aamiin,” ucapnya.

Sementara itu, Direktur Wilayah NU Care-LAZISNU Jatim, Moch Rofii Boenawi, mengatakan bantuan yang dikirimkan telah disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat terdampak.

Berbagai logistik yang disiapkan meliputi pakaian layak pakai, makanan instan, air minum dalam kemasan, kasur, bantal, tenda darurat, serta sejumlah perlengkapan kebutuhan lainnya.

“Bantuan ini kami siapkan untuk membantu meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak gempa bumi di Flores. Kami berharap berbagai kebutuhan yang dikirimkan dapat membantu mereka dalam menjalani kehidupan sehari-hari selama masa pemulihan,” ujarnya.

Untuk memastikan proses distribusi berjalan lebih terorganisir, pengiriman logistik dilakukan menggunakan kontainer melalui kerja sama dengan PT Pelindo Terminal Petikemas Surabaya.

Rofii menjelaskan, bantuan tersebut tidak berasal dari satu lembaga saja. Sejumlah pihak turut memberikan dukungan, di antaranya Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), Pondok Pesantren Arrisalah Lirboyo, Yayasan Khadijah Surabaya, Sekolah Islam Shafta Surabaya, Majelis Telkomsel Taqwa (MTT), Holding Koperasi BMT NU Ngasem Group, serta jaringan NU Care-LAZISNU di berbagai daerah di Jawa Timur.

Menurutnya, proses pengiriman yang baru terlaksana pada November 2026 merupakan bagian dari tahapan persiapan yang harus dilalui. Mulai dari penghimpunan donasi, pengadaan barang, asesmen kebutuhan penyintas, hingga koordinasi teknis dengan berbagai pihak terkait.

“Sebelum proses penyaluran, kami terlebih dahulu memastikan kebutuhan yang akan dikirimkan, menyiapkan logistik, serta berkoordinasi dengan pihak-pihak yang terlibat dalam proses pengiriman,” jelasnya.

Lebih lanjut, pria yang juga menjabat Sekretaris LAZISNU Jatim itu menegaskan, komitmen lembaganya tidak berhenti pada penyaluran bantuan saat bencana terjadi. Pendampingan terhadap masyarakat dalam melewati masa pemulihan juga menjadi bagian dari upaya kemanusiaan yang terus didorong.

Ia berharap, bantuan tersebut dapat memenuhi sebagian kebutuhan dasar warga sekaligus memberikan dukungan moral bagi masyarakat Flores untuk kembali menata kehidupan setelah bencana.

“Melalui bantuan ini kami berharap kebutuhan dasar penyintas gempa bumi di Flores, NTT dapat terbantu. Dukungan dari berbagai pihak juga diharap dapat menguatkan upaya pemulihan masyarakat terdampak bencana,” pungkasnya.(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *