Berita

Media Expo 2026 Jadi Ruang Kolaborasi, Sumenep Perkuat Promosi UMKM dan Budaya

346
×

Media Expo 2026 Jadi Ruang Kolaborasi, Sumenep Perkuat Promosi UMKM dan Budaya

Share this article
Media Expo 2026
Salah sati penampilan di kegiatan Media Expo 2026. Foto: Istimewa

SUMENEP, locusjatim.com – Media Expo 2026 menjadi ruang kolaborasi untuk memperluas promosi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), sekaligus memperkuat pelestarian seni dan budaya lokal di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur.

Kegiatan yang diinisiasi tiga perusahaan media, yakni KlikTimes.id, LensaMadura.com, dan NusaInsider.com tersebut resmi dibuka pada Selasa malam (27/10/2026). Pelaksanaannya menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur dan Hari Jadi ke-757 Kabupaten Sumenep.

Melalui kegiatan ini, insan media berupaya memperluas kontribusinya, tidak hanya melalui penyampaian informasi kepada masyarakat, tetapi juga dengan menyediakan ruang promosi bagi pelaku usaha lokal, komunitas seni, dan generasi muda untuk memperkenalkan potensi yang dimiliki Sumenep.

Pembukaan Media Expo 2026 dihadiri anggota DPD RI Dr. Lia Istifhama, S.Sos.I., M.E.I., Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Jawa Timur Sherlita Ratna Dewi Agustin yang mewakili Gubernur Jawa Timur, serta Staf Ahli Bupati Sumenep Dedy Falahuddin yang mewakili Bupati Sumenep.

Sejumlah pejabat dan pemangku kepentingan lainnya juga hadir, di antaranya Kepala Diskominfo Sumenep Indra Wahyudi, perwakilan Petrogas Jatim Utama, perwakilan Bakorwil IV Pamekasan, Kepala BPSDM Sumenep Ir. Benny Irawan, Direktur Utama BPRS Bhakti Sumekar H. Hairul Fajar, Direktur Utama RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep dr. Erliyati, Kepala UPP PLN Sumenep Achmad Suaidi, serta perwakilan organisasi perangkat daerah di lingkungan Pemkab Sumenep.

Penyelenggara Media Expo 2026, M. Rifqiyadi, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan langkah awal untuk membangun kolaborasi berkelanjutan antara media dan berbagai elemen masyarakat.

Menurutnya, media memiliki peluang besar untuk mengambil peran dalam pengembangan daerah melalui kegiatan yang mendukung pertumbuhan UMKM, kreativitas generasi muda, serta keberlangsungan kesenian dan kebudayaan.

Ia berharap Media Expo tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, melainkan berkembang menjadi agenda yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat pada tahun-tahun mendatang.

“Sebagai kegiatan perdana, Media Expo ini menjadi awal dari dicetuskannya sebuah agenda yang kami harapkan bisa terus berlanjut pada tahun-tahun berikutnya,” ungkap M. Rifqiyadi dalam sambutannya, Selasa (27/10/2026).

Rifqiyadi menjelaskan, kolaborasi tiga perusahaan media tersebut dirancang untuk menghadirkan inovasi yang lebih luas daripada aktivitas jurnalistik. Salah satunya dengan memberikan ruang kepada pelaku UMKM agar produk lokal semakin dikenal masyarakat.

Selain itu, kegiatan tersebut diharapkan mampu mendorong munculnya kreativitas baru dari kalangan pemuda sekaligus menjaga keberlangsungan kesenian dan kebudayaan daerah.

“Kolaborasi tiga media ini akan terus melakukan inovasi, tidak hanya dalam karya jurnalistik, tetapi juga mendukung UMKM agar tumbuh, kreativitas pemuda muncul, kesenian terawat, dan kebudayaan tetap terjaga,” ujarnya.

Ia mengakui, penyelenggaraan perdana Media Expo masih memerlukan evaluasi dan penyempurnaan konsep. Karena itu, masukan dari berbagai pihak dibutuhkan agar kegiatan serupa pada tahun berikutnya dapat berlangsung lebih meriah dan menjangkau lebih banyak masyarakat.

“Sebagai kegiatan perdana, tentu banyak yang perlu kami evaluasi. Kami juga membutuhkan konsep yang lebih meriah agar pelaksanaan pada tahun-tahun mendatang semakin baik,” tambahnya.

Pihak penyelenggara berharap Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Pemerintah Kabupaten Sumenep dapat memberikan dukungan berkelanjutan sehingga Media Expo berpeluang menjadi agenda tahunan yang memperkuat promosi potensi daerah.

Rifqiyadi juga mengungkapkan bahwa panitia telah menerima surat dari Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia pada pekan sebelumnya yang berkaitan dengan dukungan terhadap keberlanjutan kegiatan tersebut.

Kepala Diskominfo Jawa Timur Sherlita Ratna Dewi Agustin mengapresiasi inisiatif tiga perusahaan media yang berkolaborasi menghadirkan Media Expo 2026 di Kabupaten Sumenep.

Menurutnya, media mempunyai peran strategis dalam mendukung pembangunan daerah. Selain menyampaikan informasi melalui produk jurnalistik, media juga dapat menjadi penghubung antara pemerintah, pelaku usaha, komunitas, dan masyarakat dalam mengembangkan potensi lokal.

Ia menilai Media Expo merupakan salah satu bentuk partisipasi insan media untuk mempertemukan berbagai elemen masyarakat melalui kegiatan yang mengedepankan kreativitas, kebersamaan, dan keberagaman.

Sherlita juga menyoroti kekayaan seni dan budaya Sumenep yang menjadi bagian penting dari identitas Madura dan Jawa Timur.

Salah satu potensi unggulan yang perlu terus diperkenalkan adalah kerajinan keris. Sumenep dikenal memiliki sentra keris dengan keberadaan para empu serta pengrajin warangka atau sarung keris yang hasil karyanya telah dikenal hingga tingkat nasional dan mancanegara.

Menurutnya, kekayaan budaya tersebut perlu mendapatkan ruang promosi yang memadai agar tetap lestari sekaligus memiliki nilai tambah bagi masyarakat.

Karena itu, keterlibatan media dalam kegiatan seperti Media Expo dinilai dapat membantu memperluas pengenalan potensi daerah kepada khalayak yang lebih luas.

“Melalui kegiatan Media Expo 2026 ini, atas nama Pemerintah Provinsi Jawa Timur – Dinas Komunikasi dan Informatika Jawa Timur, kami akan terus mendukung kegiatan expo semacam ini yang melibatkan berbagai elemen, menyatu dalam kebersamaan dan keberagaman,” ujarnya.

Ia turut menyampaikan terima kasih kepada tiga perusahaan media yang telah mengambil inisiatif untuk memeriahkan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur melalui kegiatan yang mengangkat kreativitas dan potensi masyarakat.

Semangat kolaborasi dalam Media Expo 2026 juga terlihat dari keberadaan stan UMKM dan pertunjukan seni budaya yang menjadi bagian dari kegiatan tersebut.

Berdasarkan pantauan di lokasi, seusai rangkaian pembukaan, Sherlita bersama Kepala Diskominfo Sumenep Indra Wahyudi terlihat mengunjungi sejumlah stan UMKM yang berada di area acara.

Kunjungan tersebut berlangsung di tengah iringan musik tong-tong Lendhu Sagara, sementara Tarian Maharaja turut memeriahkan panggung utama Media Expo 2026.

Kehadiran pelaku usaha dan pertunjukan seni tradisional menjadi bagian dari upaya memperkenalkan produk serta kekayaan budaya lokal kepada pengunjung.

Melalui kegiatan ini, Media Expo diharapkan mampu membuka kesempatan yang lebih luas bagi UMKM untuk mempromosikan produknya, sekaligus memberikan ruang bagi seniman dan generasi muda untuk menampilkan kreativitas.

Kolaborasi antara media, pemerintah, pelaku usaha, dan komunitas seni juga diharapkan terus berkembang sehingga promosi potensi lokal tidak hanya berlangsung saat perayaan hari jadi daerah.

Dengan dukungan berbagai pihak, Media Expo 2026 diharapkan tumbuh menjadi agenda berkelanjutan yang memperkuat pelestarian budaya, memperluas promosi UMKM, dan mendorong perkembangan ekonomi kreatif di Kabupaten Sumenep.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *