Berita

Pulang Nonton Sound Horeg, Pemuda 25 Tahun Tewas Tertemper Kereta di Jember

343
×

Pulang Nonton Sound Horeg, Pemuda 25 Tahun Tewas Tertemper Kereta di Jember

Share this article
korban tertemper kereta api di Jember
Janis korban tertemper kereta api di Jember. Foto: Istimewa

Jember, locusjatim.com – Janis (25), warga Dusun Sumberbulus 3, Desa Sumberbulus, Kecamatan Ledokombo, Kabupaten Jember, tewas setelah tertemper Kereta Api (KA) Wijaya Kusuma, Minggu (25/10/2026) sekitar pukul 04.30 WIB. Sebelum kejadian, korban diduga sempat menonton sound horeg bersama teman-temannya.

Insiden tersebut terjadi di petak jalan kereta api Ledokombo–Sempolan, tepatnya di Dusun Karang Kebun, Desa Sumber Lesung, Kecamatan Ledokombo. Korban ditemukan tergeletak di pinggir rel setelah tertemper kereta yang melaju dari arah Banyuwangi menuju Jember.

Kanit Reskrim Polsek Ledokombo, Aiptu Dwi Porwanto, mengatakan pihaknya menerima laporan kejadian sekitar pukul 04.30 WIB. Petugas kepolisian bersama tenaga medis dari Puskesmas Ledokombo kemudian mendatangi lokasi.

“Sesampainya di TKP, korban sudah tergeletak di pinggir rel kereta api,” kata Dwi.

Menurutnya, lokasi kejadian bukan berada di perlintasan kereta api, melainkan di jalur rel. Korban diduga berjalan di sekitar pinggir rel sebelum tertemper kereta yang melintas.

“Di jalan kereta api, mungkin dia jalan di pinggir-pinggir, bukan di perlintasan,” ujarnya.

Dwi mengungkapkan, sebelum kejadian terdapat kegiatan sound horeg yang diduga sempat ditonton korban bersama teman-temannya. Namun, polisi belum menjelaskan secara terperinci bagaimana korban bisa berada di jalur rel hingga tertemper kereta.

Saat ditemukan, korban mengalami patah tulang terbuka pada kaki kiri, patah tulang lengan kiri, serta luka robek di bagian dagu. Korban dinyatakan meninggal dunia saat petugas tiba di lokasi.

Polisi juga mendapati tubuh korban berbau alkohol. Kondisi tersebut memunculkan dugaan bahwa korban berada dalam pengaruh alkohol saat berada di sekitar jalur rel.

“Memang di situ kondisi korban berbau alkohol. Ya, mungkin dalam keadaan mabuk dan tidak sadar kalau jalan di pinggir rel kereta api,” ungkap Dwi.

Setelah dievakuasi dari lokasi kejadian ke Puskesmas Ledokombo, jenazah korban kemudian dipulangkan ke rumah duka untuk diserahkan kepada pihak keluarga.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *