Berita

MTQ XXXII Sampang Resmi Dibuka, Ahmad Mahfudz Ingatkan Bahaya Generasi yang Jauh dari Al-Qur’an

1662
×

MTQ XXXII Sampang Resmi Dibuka, Ahmad Mahfudz Ingatkan Bahaya Generasi yang Jauh dari Al-Qur’an

Share this article
MTQ XXXII Sampang 2026
Foto bersama Bupati dan Wakil Bupati Sampang di kegiatan pembukaan MTQ XXXII.

Sampang, locusjatim.com – Wakil Bupati Sampang, H. Ahmad Mahfudz, mengingatkan pentingnya menjaga kedekatan generasi muda dengan Al-Qur’an di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital. Menurutnya, kemajuan zaman harus diimbangi dengan penguatan moral, akhlak, dan pemahaman agama.

Pesan tersebut disampaikan Ahmad Mahfudz saat membuka Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXII Kabupaten Sampang, Senin (19/10/2026). Kegiatan yang berlangsung hingga 22 Oktober 2026 itu diharapkan menjadi momentum untuk menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an, bukan sekadar ajang perebutan gelar juara.

Ahmad Mahfudz menyoroti kebiasaan generasi muda yang semakin dekat dengan perangkat digital. Ia mengingatkan agar penggunaan gadget tidak membuat anak-anak melupakan pentingnya membaca, memahami, dan mengamalkan ajaran Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.

“Kegiatan yang berlangsung hingga 22 Oktober 2026 itu diharapkan tidak sekadar menjadi ajang perlombaan, tetapi juga momentum memperkuat karakter, moral, dan spiritual masyarakat,” ucap Wabup H. Ahmad Mahfudz dalam sambutannya.

Menurutnya, keberhasilan MTQ tidak cukup diukur dari jumlah peserta yang meraih juara atau tingginya kualitas perlombaan. Dampak yang lebih penting adalah tumbuhnya kesadaran masyarakat untuk menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup.

Karena itu, ia berharap semangat yang muncul selama penyelenggaraan MTQ dapat terus terpelihara setelah kegiatan berakhir. Kebiasaan membaca Al-Qur’an perlu diiringi dengan pemahaman terhadap kandungannya serta penerapan nilai-nilai kebaikan dalam kehidupan bermasyarakat.

Ahmad Mahfudz juga menekankan pentingnya peran guru dan pendidik dalam membimbing masyarakat memahami isi Al-Qur’an. Menurutnya, kemampuan membaca merupakan langkah awal, sedangkan memahami makna dan mengamalkan ajarannya membutuhkan proses pembelajaran yang berkelanjutan.

Selain pendidikan formal dan keagamaan, lingkungan keluarga dinilai memiliki peran besar dalam membentuk karakter anak. Orang tua diharapkan memberikan teladan dengan membiasakan anak menjaga salat dan membaca Al-Qur’an sejak dini.

Ia menegaskan bahwa pembentukan generasi berakhlak tidak cukup dilakukan melalui imbauan. Keteladanan orang tua, tokoh masyarakat, pendidik, hingga pemimpin menjadi bagian penting dalam menanamkan nilai-nilai keagamaan kepada generasi penerus.

Lebih jauh, Ahmad Mahfudz menyampaikan bahwa pembangunan daerah tidak semata-mata bertumpu pada infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi. Peningkatan kualitas sumber daya manusia, termasuk kekuatan moral dan spiritual, juga harus menjadi perhatian agar kemajuan daerah berjalan seiring dengan pembentukan karakter masyarakat.

MTQ XXXII Kabupaten Sampang berlangsung pada 19–22 Oktober 2026 dengan melibatkan perwakilan dari 14 kecamatan. Para peserta akan berkompetisi dalam kategori masing-masing untuk memperebutkan hasil terbaik.

Rangkaian pembukaan turut dimeriahkan pawai yang diikuti peserta dari berbagai kecamatan. Panitia menyampaikan apresiasi kepada jajaran kepolisian, TNI, dan unsur terkait yang mendukung kelancaran kegiatan, termasuk pengaturan arus lalu lintas selama pawai berlangsung.

Peserta yang menunjukkan kemampuan terbaik diharapkan mendapatkan pembinaan lanjutan untuk dipersiapkan mewakili Kabupaten Sampang pada MTQ tingkat Provinsi Jawa Timur.

Pemerintah Kabupaten Sampang berharap penyelenggaraan MTQ dari tahun ke tahun semakin berkualitas, baik dari sisi pelaksanaan maupun hasil pembinaan peserta.

Melalui MTQ XXXII, Pemkab Sampang juga berharap lahir generasi Qur’ani yang tidak hanya unggul dalam seni membaca Al-Qur’an, tetapi mampu memahami serta menerapkan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, kegiatan tersebut diharapkan memberikan dampak nyata bagi penguatan karakter generasi muda di tengah tantangan era digital.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *