Sumenep, locusjatim.com – Pemerintah Kabupaten Sumenep mulai menuai hasil dari berbagai program pembangunan yang digulirkan dalam beberapa tahun terakhir. Sejumlah indikator strategis pada 2025 menunjukkan perbaikan signifikan, mulai dari pertumbuhan ekonomi hingga peningkatan kualitas hidup masyarakat.
Dalam forum Musrenbang RKPD 2027, Wakil Bupati Sumenep KH. Imam Hasyim menegaskan bahwa arah pembangunan daerah terus bergerak ke jalur yang positif. Ia menyebut, tren kemajuan tersebut menjadi modal penting untuk memperkuat perencanaan ke depan.
“Secara umum, capaian pembangunan Kabupaten Sumenep dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan tren positif,” ujarnya, Senin (30/03/2026).
Perbaikan paling terlihat dari sektor ekonomi. Pertumbuhan ekonomi daerah meningkat dari 3,77 persen pada 2024 menjadi 4,85 persen di 2025. Kenaikan ini mencerminkan aktivitas ekonomi masyarakat yang kian bergeliat setelah sebelumnya mengalami tekanan.
Tak hanya itu, tingkat pengangguran terbuka berhasil ditekan hingga 1,64 persen. Angka tersebut menunjukkan semakin luasnya peluang kerja yang tersedia bagi masyarakat.
Di sisi kesejahteraan, angka kemiskinan juga mengalami penurunan dari 17,78 persen menjadi 17,02 persen. Meski masih menjadi pekerjaan rumah, capaian ini dinilai sebagai sinyal positif bahwa upaya pengentasan kemiskinan mulai menunjukkan hasil.
Kemajuan juga tercermin pada kualitas sumber daya manusia. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Sumenep naik dari 69,78 menjadi 70,54, menandakan adanya peningkatan pada aspek pendidikan, kesehatan, dan daya beli masyarakat.
Namun, di tengah tren positif tersebut, pemerintah daerah juga mencatat adanya tantangan di sektor investasi. Realisasi investasi mengalami penurunan yang dipengaruhi berkurangnya kontribusi sektor migas.
Sebaliknya, sektor pariwisata justru tampil sebagai penopang baru. Kunjungan wisatawan meningkat signifikan, bahkan bertambah lebih dari 200 ribu orang dibandingkan tahun sebelumnya.
Sementara itu, sektor kesehatan juga mencatat capaian hampir sempurna. Cakupan Universal Health Coverage (UHC) mencapai 99,94 persen, yang berarti hampir seluruh masyarakat telah mendapatkan perlindungan jaminan kesehatan.
“Dengan capaian tersebut, hampir seluruh masyarakat Sumenep kini telah mendapatkan jaminan perlindungan kesehatan, sekaligus memperluas akses layanan kesehatan secara merata di seluruh wilayah,” tutupnya.






