Hukrim

Modus Tanya Alamat, Lansia di Sumenep Jadi Korban Jambret

903
×

Modus Tanya Alamat, Lansia di Sumenep Jadi Korban Jambret

Sebarkan artikel ini
Jambret Sumenep
Barang bukti saat di amankan Polres Sumenep.

Sumenep, locusjatim.com Modus menanyakan alamat kembali memakan korban. Seorang lansia di Kecamatan Guluk-Guluk, Kabupaten Sumenep, menjadi korban penjambretan setelah didekati orang tak dikenal yang berpura-pura meminta petunjuk jalan.

Peristiwa itu terjadi pada Senin, 2 Maret 2026, sekitar pukul 12.30 WIB di Dusun Brumbung, Desa Batuampar. Korban berinisial M (65) saat itu hendak menuju sungai untuk mencuci, sebelum dihampiri seorang pria yang tampak kebingungan.

Alih-alih sekadar bertanya, pria tersebut justru memanfaatkan situasi. Saat korban lengah, pelaku dengan cepat menarik kalung emas yang dikenakan korban, lalu langsung melarikan diri menggunakan sepeda motor.

Korban sempat berteriak meminta bantuan. Warga sekitar yang mendengar langsung berusaha melakukan pengejaran, namun pelaku berhasil kabur dari lokasi. Akibat kejadian itu, korban mengalami kerugian yang ditaksir mencapai Rp70 juta.

Kasus ini kemudian ditangani jajaran Polsek Guluk-Guluk. Dari hasil penyelidikan, polisi berhasil mengantongi identitas pelaku. Tak butuh waktu lama, tersangka berinisial H (35), warga Kecamatan Pagantenan, Kabupaten Pamekasan, berhasil diamankan di kediamannya tanpa perlawanan.

Dalam pemeriksaan, pelaku mengakui telah melakukan aksi penjambretan tersebut. Polisi juga menyita sejumlah barang bukti, termasuk rekaman CCTV, nota pembelian emas, serta sepeda motor yang digunakan saat beraksi.

Kapolres Sumenep, AKBP Anang Hardiyanto, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan memberi ruang bagi pelaku kejahatan yang meresahkan masyarakat.

“Keberhasilan ini merupakan bentuk komitmen Polres Sumenep dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat. Kami tidak akan mentolerir segala bentuk tindak kriminalitas, khususnya kejahatan dengan kekerasan yang meresahkan warga,” tegas AKBP Anang Hardiyanto.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap modus kejahatan yang kerap diawali dengan interaksi sederhana.

“Saya mengajak masyarakat untuk selalu berhati-hati dan segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan hal-hal mencurigakan di lingkungannya,” tambahnya.

Saat ini, tersangka telah diamankan di Polsek Guluk-Guluk dan menjalani proses hukum lebih lanjut. Polisi memastikan kondisi keamanan di wilayah tersebut tetap kondusif.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *