Sampang, locusjatim.com – Pondok pesantren menjadi salah satu sasaran edukasi keselamatan berlalu lintas yang dilakukan Satlantas Polres Sampang. Melalui pendekatan langsung ke lingkungan pendidikan, polisi berupaya membangun kesadaran santri agar lebih disiplin dan memahami cara berkendara yang benar.
Upaya tersebut dilakukan melalui program SIM Keliling Road Show to Ponpes di Pondok Pesantren Al-Haramain (Duwe’ Pote), Kabupaten Sampang, Selasa (3/11/2026).
Dalam kegiatan yang menjadi bagian dari Operasi Patuh Semeru 2026 tersebut, para santri tidak hanya mendapatkan sosialisasi tertib berlalu lintas, tetapi juga pelatihan keterampilan mengendarai sepeda motor melalui coaching clinic.
Satlantas Polres Sampang memberikan pemahaman mengenai pentingnya keselamatan berkendara, kepatuhan terhadap aturan lalu lintas, serta kesadaran menggunakan perlengkapan keselamatan saat berada di jalan raya.
Kegiatan dipimpin Kanit Regident Satlantas Polres Sampang, Ipda Mohammad Fahmi Yuliastanto, bersama sejumlah anggota. Pelaksanaannya juga mendapat dukungan dari Pengasuh Pondok Pesantren Al-Haramain, KH Izzat Hasan Iraqie.
Kasat Lantas Polres Sampang AKP Sulaiman melalui Ipda Mohammad Fahmi Yuliastanto menjelaskan, program tersebut merupakan bagian dari upaya kepolisian mendekatkan pelayanan sekaligus memberikan pendidikan keselamatan berlalu lintas kepada kalangan pesantren.
“Kegiatan ini perlu kita lakukan dengan menghadirkan Pelayanan SIM Keliling atau SIM Jemput Bola ke Pondok Pesantren dalam rangka Operasi Patuh Semeru 2026,” jelas Ipda Mohammad Fahmi Yuliastanto, Selasa (3/11/2026).
Selain edukasi dan pelatihan berkendara, polisi juga menghadirkan pelayanan pembuatan SIM baru maupun perpanjangan. Dengan demikian, para santri dan masyarakat sekitar dapat lebih mudah mengakses pelayanan administrasi tanpa harus datang langsung ke kantor Satlantas.
Fahmi menegaskan, kegiatan tersebut tidak hanya berorientasi pada kemudahan pelayanan, tetapi juga menjadi langkah untuk meningkatkan disiplin serta kesadaran masyarakat terhadap keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas).
Menurutnya, pemahaman mengenai aturan berkendara dan kepemilikan SIM perlu ditanamkan sejak dini, khususnya kepada kalangan pelajar dan santri yang mulai aktif menggunakan kendaraan bermotor
“Selain itu juga bertujuan untuk meningkatkan disiplin, Kamseltibcarlantas serta kesadaran tertib administrasi kepemilikan SIM bagi pelajar, santri, dan masyarakat umum,” ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Satlantas Polres Sampang juga menyerahkan dua buah helm kepada pihak pesantren. Bantuan itu diterima langsung oleh KH Izzat Hasan Iraqie sebagai bentuk dukungan terhadap keselamatan berkendara.
Pengasuh Pondok Pesantren Al-Haramain menyambut baik langkah kepolisian yang menghadirkan pelayanan dan edukasi langsung ke lingkungan pesantren. Ia menilai kegiatan tersebut memberikan manfaat bagi santri, terutama dalam memahami pentingnya disiplin dan keselamatan ketika berkendara.
Menurutnya, kemudahan pelayanan SIM yang dibarengi edukasi lalu lintas menjadi bentuk pendekatan positif kepolisian kepada masyarakat, khususnya kalangan pendidikan pesantren.
Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan sehingga para santri tidak hanya memahami ilmu agama, tetapi juga memiliki kesadaran untuk menaati aturan dan menjaga keselamatan saat berada di jalan raya.
“Mudah-mudahan Satlantas Polres Sampang dalam kegiatan ini bisa memberikan manfaat dan diberikan kelancaran dalam segala hal, terutama tugas sebagai abdi negara untuk menjaga ketertiban lalu lintas di jalan,” ucap KH Izzat Hasan Iraqie.







