Sampang, locusjatim.com — Suasana hangat dan penuh keakraban terasa dalam kegiatan halalbihalal yang digelar Kejaksaan Negeri Kabupaten Sampang, Senin (30/03/2026). Tak sekadar seremoni pasca-Idulfitri, kegiatan ini menjadi ruang strategis untuk memperkuat hubungan antara aparat penegak hukum, insan pers, dan LSM.
Kepala Kejaksaan Negeri Sampang, Mochamad Iqbal, S.H., M.H., menegaskan pentingnya menjaga komunikasi yang sehat dan membangun kepercayaan lintas elemen. Menurutnya, silaturahmi seperti ini menjadi fondasi dalam menciptakan sinergi yang kuat di tengah dinamika kerja.
“Dan ini perlu kita lakukan dalam merawat komunikasi dan membangun kepercayaan dengan jajarannya serta para insan pers dan LSM yang ada di Kabupaten Sampang. Dengan adanya saling silaturahim ini bisa menjadi ke akraban yang sangat melekat dan saling komunikasi dikala ada sesuatu yang harus kita selesaikan,” ucap Mochamad Iqbal, S.H., M.H., dalam bincang santai.
Ia menambahkan, halalbihalal bukan hanya rutinitas tahunan, tetapi memiliki makna yang lebih dalam sebagai sarana introspeksi dan mempererat hubungan profesional.
“Iqbal juga menyebutkan bahwa Halal bihalal bukan sekedar tradisi tahunan, melainkan momentum untuk menjernihkan hati, melebur sekat, serta memperkuat sinergi dalam bingkai pengabdian yang lebih luas serta menjadi ruang untuk mempererat hubungan dan membersihkan hati,” tambahnya.
Lebih jauh, ia mengingatkan bahwa tradisi halalbihalal yang berkembang sejak era 1990-an membawa nilai sosial yang kuat, terutama dalam membangun sikap saling menghargai di lingkungan kerja.
“Halal bihalal ini menjadi momen untuk melebur dosa-dosa kita, saling memaafkan, dan belajar ikhlas dalam menjalankan pekerjaan, kita semua ini sama-sama manusia, hanya berbeda dalam pekerjaan,” ucapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Iqbal juga mengajak semua pihak untuk menanggalkan sekat dan membangun hubungan yang harmonis antargenerasi.
“Yang tua menyayangi yang muda, yang muda menghormati yang tua, tidak ada batas kecuali kita sendiri yang membatasi dan tetap menjaga diri dari penyakit hati seperti iri, dengki, dan hasut yang dapat merusak hubungan kerja maupun kehidupan bermasyarakat,” tegasnya.
Ia pun mengingatkan bahwa dalam setiap pekerjaan, perbedaan penilaian adalah hal yang wajar, sehingga momen Idulfitri menjadi waktu yang tepat untuk saling memaafkan.
“Kita kerja benar pun masih ada yang melihat kita salah, maka di hari yang berbahagia ini, mari kita saling memaafkan dan memohon kepada Allah agar diberikan umur panjang, rezeki yang berkah, serta kesehatan hingga akhir hayat,” lanjutnya.
Menutup kegiatan tersebut, keluarga besar Kejaksaan Negeri Kabupaten Sampang menyampaikan ucapan, “Selamat Hari Raya Idhul Fitri mohon maaf lahir batin.”
Sementara itu, Ketua Aliansi Wartawan Sampang (AWAS), Cak Jum, menyambut positif kegiatan tersebut. Ia menilai langkah Kejaksaan Negeri Sampang dalam merangkul media dan LSM merupakan upaya nyata membangun kolaborasi yang sehat.
“Semoga dengan kegiatan ini kita tetap terus terjalin, dan dapat tercipta sinergi yang kuat antara kejaksaan, media, dan LSM dalam memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ucapnya.






