BeritaHeadline

Bayi dengan Luka Serius Dirawat Intensif di RSUD dr Moh Anwar, Kondisi Kini Stabil

694
×

Bayi dengan Luka Serius Dirawat Intensif di RSUD dr Moh Anwar, Kondisi Kini Stabil

Sebarkan artikel ini
RSUD dr Moh Anwar Sumenep
RSUD dr Moh Anwar Sumenep. Foto: Rifki/locusjatim.com

Sumenep, locusjatim.com Bayi yang ditemukan dengan sejumlah luka serius kini menjalani perawatan intensif di RSUD dr Moh Anwar Sumenep. Setelah sempat datang dalam kondisi mengkhawatirkan, kondisi bayi tersebut dilaporkan berangsur membaik dan saat ini sudah stabil.

Kasi Informasi RSUD dr Moh Anwar Sumenep, Erfin Sukayanti, menjelaskan bahwa saat pertama kali tiba di rumah sakit, kondisi bayi memang tidak stabil. Tim medis langsung melakukan penanganan cepat untuk menyelamatkan dan menstabilkan kondisinya.

“Kondisi bayi saat tiba di RSUD tidak stabil, namun setelah dilakukan perawatan kondisinya berangsur membaik dan saat ini sudah stabil.” ujar Erfin.

Selain perawatan intensif, tim dokter juga melakukan tindakan medis lanjutan berupa debridement. Prosedur ini bertujuan untuk membersihkan luka dari jaringan mati maupun kotoran yang berpotensi memicu infeksi. Debridement merupakan langkah penting dalam penanganan luka serius karena jaringan yang telah mati dapat menghambat pertumbuhan jaringan baru sekaligus menjadi media berkembangnya bakteri.

“Saat ini juga sedang dilakukan dibredement, yakni prosedur medis untuk mengangkat jaringan mati, rusak, atau terinfeksi (jaringan nekrotik) serta kotoran dari luka untuk mempercepat penyembuhan dan mencegah infeksi. Prosedur ini krusial karena jaringan mati dapat menghambat pertumbuhan jaringan baru dan menjadi tempat berkembang biak bakteri.” jelasnya.

Dari hasil pemeriksaan medis, pihak rumah sakit menemukan adanya luka robekan di beberapa bagian tubuh bayi. Luka paling mencolok berada di bagian leher dan lengan.

“Dia membenarkan adanya luka robekan di bagian leher sepanjang 3 cm. Dan di bagian lengannya 4 meter.” kata Erfin.

Meski kondisi bayi sudah stabil, penyebab luka-luka tersebut masih belum dapat dipastikan. Pihak rumah sakit menyerahkan sepenuhnya proses penyelidikan kepada aparat penegak hukum.

Saat ini, bayi tersebut masih dalam pengawasan ketat tim medis untuk memastikan proses pemulihan berjalan optimal dan mencegah risiko infeksi lanjutan. Pihak rumah sakit juga terus berkoordinasi dengan kepolisian terkait perkembangan kasus tersebut.

“Sementara untuk penyebabnya kata Erfin masih dilakukan penyelidikan lebih lanjut oleh Polres Sumenep,” tutupnya. (*)