Berita

Menyambut HPN 2026, PWI Sumenep Kenang Jejak Perjuangan Wartawan Senior Lewat Ziarah Pers

677
×

Menyambut HPN 2026, PWI Sumenep Kenang Jejak Perjuangan Wartawan Senior Lewat Ziarah Pers

Sebarkan artikel ini
peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026
Menjelang peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 PWI Sumenep gelar ziarah kepada makam para tokoh pers lokal. Foto: Istimewa.

Sumenep, locusjatim.com Menjelang peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Sumenep memilih cara reflektif untuk mengenang sejarah perjuangan insan pers. Melalui kegiatan Ziarah Pers, jajaran pengurus dan anggota PWI Sumenep mendatangi makam para tokoh pers lokal yang telah berpulang, Jumat (06/02/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan HPN 2026 sekaligus Hari Ulang Tahun (HUT) PWI ke-80. Sejumlah makam yang diziarahi antara lain milik Abu Sa’id, Abdur Rasyid, serta beberapa mantan ketua dan senior PWI Sumenep yang dikenal memiliki kontribusi besar dalam membangun organisasi pers di daerah.

Ketua PWI Sumenep, Faisal Warid, menyampaikan bahwa ziarah tersebut merupakan agenda rutin yang sarat makna, bukan sekadar seremonial tahunan. Ia menegaskan, kegiatan ini menjadi ruang refleksi untuk mengenang jasa para pendahulu yang telah mengabdikan hidupnya bagi dunia jurnalistik.

“Ziarah Pers ini kami lakukan sebagai bentuk penghormatan dan penghargaan atas jasa para pendahulu PWI Sumenep yang telah mendedikasikan diri bagi dunia pers dan jurnalistik,” ujarnya.

Menurut Warid, para tokoh pers terdahulu memiliki peran strategis dalam meletakkan fondasi organisasi yang hingga kini masih berdiri dan berkembang. Dedikasi mereka, kata dia, menjadi pijakan penting bagi keberlanjutan eksistensi PWI Sumenep di tengah dinamika pers yang terus berubah.

Lebih dari sekadar mengenang, Ziarah Pers juga dimaknai sebagai pengingat moral bagi wartawan agar tetap menjunjung tinggi profesionalisme dan etika jurnalistik. Nilai-nilai perjuangan para senior dinilai masih relevan dalam menghadapi tantangan pers modern.

Warid menambahkan, karya jurnalistik bukan sekadar produk sesaat, melainkan memiliki dampak jangka panjang bagi masyarakat.

“Karya jurnalistik memiliki nilai jangka panjang yang tidak berhenti pada waktu. Tulisan yang dihasilkan wartawan akan terus dibaca, mengedukasi, dan bermanfaat bagi masyarakat,” katanya.

Melalui momentum ini, PWI Sumenep berharap semangat pengabdian para tokoh pers terdahulu dapat terus menginspirasi wartawan daerah dalam menghasilkan karya jurnalistik yang berkualitas dan bertanggung jawab.

Kegiatan Ziarah Pers diikuti oleh seluruh pengurus dan anggota PWI Sumenep, yang diawali dengan doa bersama serta tabur bunga di makam para tokoh pers. PWI Sumenep juga mengajak seluruh insan pers menjadikan HPN 2026 sebagai penguat komitmen bersama dalam menjalankan fungsi pers yang informatif, edukatif, dan beretika.

“Kami berharap nilai-nilai perjuangan para pendahulu ini bisa terus hidup dalam setiap karya jurnalistik yang dihasilkan wartawan PWI Sumenep,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *