BeritaHeadline

Pemkab Sumenep Fokus Benahi Birokrasi, Sejumlah Posisi Kunci Segera Dibuka Lewat Seleksi Terbuka

814
×

Pemkab Sumenep Fokus Benahi Birokrasi, Sejumlah Posisi Kunci Segera Dibuka Lewat Seleksi Terbuka

Sebarkan artikel ini
Pemkab Sumenep Fokus Benahi Birokrasi, Sejumlah Posisi Kunci Segera Dibuka Lewat Seleksi Terbuka
Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo. Foto: Istimewa.

Sumenep, locusjatim.com Pemerintah Kabupaten Sumenep bersiap melakukan penataan birokrasi dengan mengisi sejumlah jabatan strategis yang hingga kini masih belum terdefinisi. Langkah ini dipandang penting untuk menjaga ritme kerja organisasi perangkat daerah (OPD) sekaligus memperkuat kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo mengungkapkan, beberapa posisi pimpinan tinggi pratama eselon IIB yang saat ini kosong meliputi Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida), Inspektorat, serta tiga jabatan staf ahli bupati. Menurutnya, tahapan awal pengisian jabatan tersebut sudah dilakukan dengan mengajukan permohonan kepada Badan Kepegawaian Negara (BKN).

“Kami memastikan seluruh jabatan kepala OPD dan staf ahli akan diisi. Saat ini kami sudah mengajukan permohonan ke Badan Kepegawaian Negara (BKN),” ujar Fauzi, Kamis (05/02/2026).

Ia menegaskan, pengisian jabatan strategis tidak bisa dilakukan secara instan. Prosesnya harus mengikuti aturan yang berlaku agar tidak menimbulkan persoalan administratif maupun hukum di kemudian hari. Karena itu, pemerintah daerah masih menunggu rekomendasi resmi dari BKN sebelum melangkah ke tahap berikutnya.

“Pengisian jabatan eselon IIB ini harus melalui mekanisme yang benar. Setelah rekomendasi BKN turun, baru kami lakukan seleksi terbuka,” terangnya.

Fauzi yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Sumenep menilai, seleksi terbuka merupakan mekanisme paling objektif untuk mendapatkan figur pimpinan birokrasi yang kompeten. Melalui proses tersebut, setiap kandidat akan diuji berdasarkan kapasitas, integritas, serta rekam jejak profesionalnya.

Ia menambahkan, transparansi dan akuntabilitas menjadi prinsip utama dalam proses seleksi nantinya. Dengan terisinya jabatan-jabatan strategis tersebut, Pemkab Sumenep optimistis kinerja pemerintahan akan lebih solid dan responsif dalam menjawab tantangan pembangunan daerah.

“Yang jelas, nanti seleksi dilakukan secara terbuka dan transparan. Penilaiannya tentu berdasarkan kemampuan para pendaftar, agar yang terpilih benar-benar siap menjalankan tugas,” tandasnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *