BeritaHeadline

Becak Listrik Jadi Jalan Keluar Abang Becak Lansia Bondowoso dari Kerja Berat di Usia Senja

929
×

Becak Listrik Jadi Jalan Keluar Abang Becak Lansia Bondowoso dari Kerja Berat di Usia Senja

Sebarkan artikel ini
Bantuan becak listrik
Pemberian bantuan becak listrik dari presiden RI kepada pelaku becak di bondowoso. Foto: Istimewa

Bondowoso, locusjatim.com Di usia ketika sebagian orang menikmati masa istirahat, ratusan abang becak di Bondowoso justru masih harus mengandalkan tenaga fisik demi bertahan hidup. Kondisi inilah yang melatarbelakangi penyaluran bantuan becak listrik dari Presiden Republik Indonesia kepada 200 penarik becak lanjut usia di daerah tersebut.

Bantuan itu diserahkan secara simbolis di Pendapa Bupati Bondowoso, Minggu (25/01/2023), dan diterima langsung oleh para penerima manfaat dengan pendampingan pemerintah daerah setempat. Program ini diprioritaskan bagi penarik becak berusia di atas 60 tahun, termasuk penyandang disabilitas, yang selama ini bekerja dalam keterbatasan.

Ketua Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN) RI, Nanik Sudaryati Dayang, menyampaikan bahwa kebijakan tersebut merupakan bentuk empati Presiden terhadap pekerja sektor informal yang rentan secara fisik dan ekonomi.

“Ini adalah keinginan Bapak Presiden agar para lansia tidak lagi mencari rezeki dengan tenaga manusia, menarik becak secara manual. Mereka harus lebih manusiawi dalam bekerja,” kata Nanik.

Sebanyak 200 unit becak listrik yang disalurkan ke Bondowoso memiliki total nilai Rp4,4 miliar. Setiap unit dibanderol Rp22 juta dan merupakan hasil produksi PT Pindad dengan spesifikasi yang telah disesuaikan agar lebih kokoh dan tahan lama.

“Yang dulu sempat pertama itu harganya Rp15 juta dari PT LEN. Sekarang produksi PT Pindad, sudah di-adjust, lebih kuat, bahannya lebih besar, jadi harganya Rp22 juta per unit,” jelasnya.

Dari sisi teknis, becak listrik ini dirancang agar tetap bisa digunakan oleh masyarakat dengan keterbatasan fasilitas. Konsumsi daya yang rendah memungkinkan pengisian baterai dilakukan di rumah dengan daya listrik standar.

“Untuk pengisian daya sekitar 6 jam sampai penuh. Tapi tergantung muatan. Kalau bebannya berat, tentu pemakaian baterainya lebih cepat,” terang Nanik.

Seluruh becak listrik diberikan tanpa dipungut biaya. Namun, penerima bantuan diminta melengkapi sendiri perlengkapan keselamatan seperti helm.

“Helm beli sendiri. Kalau kami belikan takut ukurannya tidak pas,” ujarnya.

Untuk menjamin keberlanjutan pemanfaatan, setiap unit becak listrik disertai garansi selama satu tahun dari produsen melalui Kementerian dan PT Pindad. Setelah masa garansi berakhir, pendampingan perawatan tetap akan dilakukan bersama dinas terkait.

“Kalau dalam satu tahun ada kerusakan, masih menjadi garansi. Setelah itu, YGSN bersama dinas terkait tetap akan membantu perbaikan,” ungkapnya.

Nanik menuturkan, kondisi para penarik becak lansia di lapangan sangat memprihatinkan. Bahkan masih ditemukan penarik becak berusia hingga 80 tahun yang tetap bekerja setiap hari.

“Tadi kita lihat sendiri, ada yang usianya sampai 80 tahun masih menarik becak. Itu sangat berat bagi mereka,” katanya.

Selain faktor usia, persoalan lain yang dihadapi para penarik becak adalah kepemilikan alat kerja. Selama ini, banyak di antara mereka harus menyewa becak dengan biaya harian.

“Keinginan Pak Presiden, mereka bukan hanya tidak lagi menarik dengan tenaga, tapi juga punya aset sendiri. Jadi di usia senja tetap punya kekayaan sendiri,” ujar Nanik.

Program becak listrik ini masih akan terus berjalan secara nasional, seiring peningkatan kapasitas produksi pabrik dalam beberapa tahun ke depan.

“Pesanan nasional sudah puluhan ribu unit. Target pabrik tahun 2026 bisa memproduksi 25 ribu unit. Mudah-mudahan Bondowoso mendapat tambahan lagi,” ucapnya.

Ia berharap bantuan tersebut tidak sekadar mengganti alat transportasi, tetapi benar-benar menjadi titik balik bagi kehidupan para abang becak lansia.

“Insya Allah ke depan seluruh pebecak di Indonesia bisa menerima bantuan seperti ini,” pungkas Nanik.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *