Berita

Kecelakaan Dini Hari di Kalisat, Motor Diduga Oleng hingga Tewaskan Pelajar

3
×

Kecelakaan Dini Hari di Kalisat, Motor Diduga Oleng hingga Tewaskan Pelajar

Share this article
Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan tiga sepeda motor terjadi di Jalan Umum Jurusan Arjasa-Kalisat, Kabupaten Jember,
Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan tiga sepeda motor terjadi di Jalan Umum Jurusan Arjasa-Kalisat, Kabupaten Jember. Foto: Istimewa

Jember, locusjatim.com – Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan tiga sepeda motor terjadi di Jalan Umum Jurusan Arjasa-Kalisat, Kabupaten Jember, Jawa Timur, Sabtu (31/10/2026) dini hari. Seorang pelajar berinisial AWP (17) meninggal dunia setelah sepeda motor yang ditumpanginya bertabrakan dengan Honda Supra X.

Kecelakaan tersebut diduga bermula ketika Honda Supra X bernomor polisi P 6972 VR yang melaju dari arah timur ke barat kehilangan kendali. Motor yang dikendarai MS (21) itu oleng ke kanan hingga masuk ke jalur berlawanan dan menabrak dua Honda Beat.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Jember Ipda Tommy Nur Alamsyah mengatakan, berdasarkan hasil penanganan awal di lokasi kejadian, Honda Supra X tersebut melaju dengan kecepatan tinggi.

“Sepeda motor Honda Supra X berjalan dari arah timur ke barat. Sesampainya di tempat kejadian, pengendara tidak bisa menguasai laju kendaraannya sehingga oleng ke kanan dan kemudian bertabrakan dengan dua sepeda motor Honda Beat dari arah berlawanan,” ujar Tommy.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 02.30 WIB, tepatnya di depan Penggilingan Padi Dokar, Dusun Krajan, Desa Sumberjeruk, Kecamatan Kalisat.

Dua Honda Beat yang terlibat kecelakaan masing-masing bernomor polisi P 5784 HR dan P 3236 JW. Keduanya melaju dari arah barat menuju timur dengan membawa lima remaja.

Honda Beat P 5784 HR dikendarai AP (18) bersama seorang penumpang. Sementara Honda Beat P 3236 JW dikendarai DRP (18) dengan dua penumpang, termasuk AWP.

Warga sekitar lokasi kejadian, Solihin, membenarkan bahwa rombongan remaja tersebut sedang dalam perjalanan pulang setelah memancing. Dia juga menegaskan kecelakaan itu bukan dipicu aksi balap liar.

“Bukan balap liar. Anak-anak yang naik Honda Beat itu habis pulang memancing. Mereka dari arah barat menggunakan dua motor dan semuanya berboncengan,” ujar Solihin.

Menurut informasi yang diterimanya dari salah seorang korban yang masih sadar, Honda Supra X terlihat oleng sebelum menabrak rombongan dua Honda Beat tersebut.

“Korban yang masih sadar menyampaikan dua motor Beat itu berjalan dari arah barat. Dari arah timur datang motor Supra. Yang terlihat oleng adalah motor Supra, kemudian menabrak rombongan tersebut,” katanya.

Benturan tiga kendaraan itu mengakibatkan sejumlah orang mengalami luka-luka. Pengendara Honda Supra X, MS, mengalami luka pada bagian kepala dan kaki. Sedangkan pengendara Honda Beat P 3236 JW, DRP, mengalami luka pada wajah dan kaki.

Keduanya menjalani perawatan medis di RSUD Kalisat Jember.

Sementara itu, AWP yang merupakan penumpang Honda Beat P 3236 JW mengalami luka pada bagian kepala dan kaki. Pelajar berusia 17 tahun tersebut meninggal dunia setelah mendapatkan penanganan medis di rumah sakit.

Tommy mengatakan, polisi masih menyelidiki faktor yang memengaruhi terjadinya kecelakaan tersebut. Petugas telah mendatangi lokasi, melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), memeriksa sejumlah saksi, mengamankan barang bukti hingga meminta visum terhadap korban.

“Untuk faktor yang memengaruhi terjadinya kecelakaan masih dalam penyelidikan,” katanya.

Akibat kecelakaan yang melibatkan tiga sepeda motor tersebut, kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp 2 juta. Polisi masih mendalami keterangan saksi dan bukti di lokasi untuk memastikan penyebab pasti insiden maut tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *