Berita

Hidup Serba Terbatas, Keluarga Abang Becak di Sampang Dapat Perhatian Cak Jum

125
×

Hidup Serba Terbatas, Keluarga Abang Becak di Sampang Dapat Perhatian Cak Jum

Sebarkan artikel ini
Bantuan kepasa orang tidak mampu
Ketua Umum Aliansi Wartawan Sampang (AWAS), Ahmad Juma’adi saat beri bantua kepada orang tidak mampu. Foto:locusjatim.com

Sampang, locusjatim.com – Di tengah keterbatasan ekonomi, Buhori, seorang abang becak yang tinggal di Jalan Suhadak, Kelurahan Dal Penang, Kecamatan Sampang, Kabupaten Sampang, Madura, harus menjalani hari-hari dengan tanggung jawab besar. Selain mencari nafkah, ia juga merawat istrinya, Nyai Saimah, yang telah lama menderita stroke.

Kondisi keluarga tersebut mengundang perhatian Ketua Umum Aliansi Wartawan Sampang (AWAS), Ahmad Juma’adi atau yang akrab disapa Cak Jum. Setelah menerima informasi dari warga sekitar, ia bersama sejumlah anggota AWAS mendatangi kediaman Buhori pada Minggu (11/10/2026) sore.

Kunjungan itu dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi kehidupan keluarga tersebut sekaligus memastikan informasi mengenai keterbatasan ekonomi dan kondisi tempat tinggal mereka.

Setelah melakukan pengecekan, Cak Jum menilai keluarga Buhori memang membutuhkan perhatian dan bantuan dari berbagai pihak.

“Cak Jum turun langsung bersama anggota dengan mengkroscek setelah menerima laporan dari warga sekitar bahwa benar keluarga Bapak Buhori pekerjaan abang becak betul-betul kategori keluarga kurang mampu serta tempat tinggalnya dinilai kurang layak, untuk itu layak untuk dibantu,” kata Cak Jum.

Sebagai bentuk kepedulian, Cak Jum bersama anggota AWAS menyerahkan bingkisan paket sembako kepada keluarga Buhori. Bantuan tersebut diharapkan bisa membantu memenuhi sebagian kebutuhan pokok keluarga di tengah kondisi ekonomi yang terbatas.

Namun, menurut Cak Jum, persoalan yang dihadapi keluarga Buhori tidak hanya berkaitan dengan kebutuhan sehari-hari. Kondisi Nyai Saimah yang telah lama menderita stroke juga menjadi perhatian tersendiri.

Di tengah pekerjaannya sebagai abang becak, Buhori harus tetap menjalankan perannya sebagai pencari nafkah sekaligus merawat sang istri. Situasi tersebut dinilai membutuhkan dukungan lebih luas agar beban keluarga itu tidak hanya ditanggung sendiri.

“Yang menjadi perhatian kita bersama, Bapak Buhori pekerjaan abang becak yang merawat istrinya Nyai Saimah menderita sakit stroke sejak lama, mengajak kepada pemerintah dan para dermawan untuk bisa membantu meringankan beban yang sakit,” lanjutnya.

Cak Jum berharap pemerintah dan para dermawan dapat ikut memberikan perhatian kepada keluarga Buhori, terutama dalam membantu meringankan beban kehidupan sehari-hari serta kebutuhan perawatan Nyai Saimah.

Menurutnya, kepedulian terhadap warga yang membutuhkan perlu diwujudkan melalui tindakan nyata. Informasi dari masyarakat juga menjadi salah satu cara untuk mengetahui kondisi warga yang selama ini mungkin belum tersentuh bantuan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *