BeritaHeadline

Pulau Merah Dominasi Kunjungan, Wisata Bahari Banyuwangi Ramai Saat Lebaran 2026

911
×

Pulau Merah Dominasi Kunjungan, Wisata Bahari Banyuwangi Ramai Saat Lebaran 2026

Sebarkan artikel ini
Pesona destinasi wisata bahari di ujung selatan Banyuwangi, Jawa Timur, tepatnya di Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran,
Pesona destinasi wisata bahari di ujung selatan Banyuwangi, Jawa Timur, tepatnya di Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Foto: locusjatim.com

Banyuwangi, locusjatim.com Pesona destinasi wisata bahari di ujung selatan Banyuwangi, Jawa Timur, tepatnya di Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, terbukti masih menjadi daya tarik utama bagi pelancong. Pada momen libur Lebaran 2026, deretan pantai eksotis di wilayah ini tetap menjadi primadona kunjungan wisatawan.

Sejumlah destinasi populer seperti Pantai Pulau Merah (Red Island), Pantai Gumuk Kancil, Pantai Cemara Konservasi, hingga Pantai Mustika dan Pulau Bedil, terpantau ramai dipadati pengunjung yang ingin menikmati suasana libur hari raya.

Plt Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Banyuwangi, Hartono, S.Sos, M.Si, mengungkapkan bahwa grafik kunjungan mengalami peningkatan signifikan. Berdasarkan data periode cuti Hari Raya Idul Fitri mulai 18 Maret hingga 24 Maret 2026, tercatat puluhan ribu wisatawan telah membanjiri kawasan tersebut.

“Rinciannya, Pantai Pulau Merah mencatatkan kunjungan tertinggi sebanyak 18.121 orang, disusul Pantai Mustika dan Pulau Bedil, sebanyak 3.944 orang, dan Pantai Cemara Konservasi sebanyak 1.177 orang. Sementara untuk Pantai Gumuk Kancil saat ini masih dalam proses pendataan,” ujar Hartono, Kamis (26/03/2026).

Menurutnya, wisatawan yang datang tidak hanya berasal dari lokal Banyuwangi, namun juga banyak didominasi pelancong dari luar daerah. Mereka terpikat oleh pemandangan alam pantai Pesanggaran yang dikenal masih asri dan “perawan”. Selain panorama, wisatawan juga dimanjakan dengan ragam kuliner tradisional khas Bumi Blambangan yang disajikan oleh pelaku UMKM setempat.

Tingginya angka kunjungan ini, lanjut Hartono, merupakan buah dari sinergi antara Disbudpar Banyuwangi, pegiat wisata, serta dukungan sektor swasta dalam memperkuat promosi dan pelayanan.

Salah satu peran vital datang dari PT Bumi Suksesindo (PT BSI), operator tambang emas Gunung Tumpang Pitu yang beroperasi di Desa Sumberagung. Anak perusahaan PT Merdeka Copper Gold Tbk ini aktif bersinergi melalui program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) atau yang biasa disebut Corporate Social Responsibility (CSR).

Dukungan PT BSI diwujudkan melalui pembangunan infrastruktur penunjang wisata, mulai dari pavingisasi jalan akses, pembangunan musala, toilet bersih, hingga fasilitas pendukung seperti gazebo dan menara pantau yang membuat wisatawan semakin nyaman dan betah berlama-lama.

“Kunjungan diprediksi masih akan terus membludak. Kami memperkirakan puncak arus wisata di pantai-pantai Pesanggaran ini akan terjadi pada tanggal 27 hingga 29 Maret 2026 mendatang,” tandas Hartono. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *