Sampang, locusjatim.com – Komunitas Runners Kodim 0828 Sampang kembali membuktikan bahwa pembinaan berbasis disiplin dan konsistensi mampu melahirkan prestasi membanggakan. Lima dari enam peserta binaan yang dikirim dalam seleksi TNI AD tingkat pusat berhasil lolos, menandai capaian signifikan bagi daerah.
Kelima peserta tersebut adalah Dani, Bima, Akbar, Rafli, dan Achmad Sutono. Satu peserta lainnya memang belum berhasil melangkah lebih jauh, namun proses yang dilalui tetap menjadi bagian penting dalam pembentukan mental dan daya juang.
Keberhasilan ini bukan diraih secara instan. Para peserta harus melewati tahapan seleksi berlapis, mulai dari tingkat daerah hingga nasional. Ketahanan fisik, kesiapan mental, serta kedisiplinan tinggi menjadi kunci utama dalam setiap proses yang dijalani.
Komandan Kodim 0828/Sampang, Letkol Czi Dika Catur Yanuwar Anwar, mengungkapkan rasa syukurnya atas capaian tersebut saat menghadiri buka puasa bersama di Sekretariat Aliansi Wartawan Sampang (AWAS), Perum Selong Permai.
“Alhamdulillah, ini merupakan kebanggaan bagi kita semua. Lima putra terbaik Sampang mampu lolos hingga tingkat pusat. Ini bukti bahwa anak-anak daerah kita punya potensi besar untuk bersaing di level nasional,” ungkapnya.
Ia menegaskan, keberhasilan tersebut juga tidak lepas dari dukungan banyak pihak, termasuk peran media dalam mendokumentasikan kegiatan yang menjadi bagian dari penilaian. Selain itu, proses seleksi yang dilakukan secara gratis dan transparan menjadi nilai penting dalam membangun kepercayaan masyarakat.
“Banyak orang tua yang datang kepada saya, menitipkan anaknya sekaligus mengucapkan terima kasih. Karena ini murni gratis dan transparan, ini harus menjadi contoh yang baik,” tambahnya.
Lebih jauh, ia berharap para peserta yang telah lolos mampu menjaga nama baik daerah dan terus meningkatkan kualitas diri menghadapi tahapan berikutnya.
“Ke depan, mereka harus tetap disiplin, menjaga kesehatan, dan menunjukkan dedikasi terbaik. Ini bukan hanya tentang diri sendiri, tapi juga membawa nama baik Sampang,” tegasnya.
Capaian ini diharapkan menjadi energi baru bagi generasi muda di Kabupaten Sampang untuk berani bersaing dan mengejar prestasi. Kolaborasi antara pembina, komunitas, dan masyarakat dinilai menjadi fondasi penting dalam mencetak sumber daya unggul.
“Monggo rekan-rekan jurnalis, ini bisa diangkat agar menjadi inspirasi bagi yang lain. Menurut saya ini sangat penting dan patut diapresiasi,” pungkasnya.






