Sampang, locusjatim.com – Cuaca buruk yang melanda wilayah Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang, Kamis (05/03/2026) sore, berujung duka. Seorang perempuan lanjut usia dilaporkan meninggal dunia setelah tertimpa bangunan dapur rumahnya yang roboh akibat hujan disertai angin kencang.
Korban diketahui bernama Musayyah (68), warga Dusun Rabesen Selatan, Desa Rabesen. Peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 17.15 WIB ketika korban sedang berada di dapur untuk menyiapkan hidangan berbuka puasa.
Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Sampang, Muhammad Hosin, menjelaskan bahwa saat kejadian wilayah tersebut diguyur hujan yang disertai angin cukup kencang. Kondisi itu diduga menyebabkan bangunan dapur milik korban yang terbuat dari kayu dan dinding anyaman bambu tidak mampu bertahan hingga akhirnya ambruk.
“Pada saat kejadian, korban sedang memasak untuk mempersiapkan buka puasa di dapur rumahnya. Namun karena hujan disertai angin kencang, bangunan dapur yang berbahan kayu dan dinding anyaman bambu tiba-tiba roboh dan menimpa korban,” ucap Hosin, Jum’at (06/03/2026).
Keluarga yang mengetahui kejadian tersebut langsung berupaya memberikan pertolongan. Namun saat korban berhasil ditemukan di bawah reruntuhan bangunan dapur, nyawanya sudah tidak dapat diselamatkan.
“Pihak keluarga sempat berupaya menolong korban yang tertimpa bangunan dapur tersebut, tetapi saat ditemukan korban sudah meninggal dunia,” ungkapnya.
Selain merenggut korban jiwa, insiden tersebut juga menyebabkan bangunan dapur milik korban mengalami kerusakan berat. Kerugian yang dialami keluarga korban terutama berasal dari kerusakan bangunan dapur yang roboh.
BPBD Kabupaten Sampang yang menerima laporan langsung mengerahkan personel ke lokasi untuk melakukan penanganan awal sekaligus pendataan dampak kejadian.
Dalam proses penanganan di lapangan, BPBD Kabupaten Sampang bekerja sama dengan sejumlah unsur terkait, di antaranya Polsek Camplong, Agisena BPBD Jawa Timur, serta TAGANA untuk memastikan situasi di lokasi tetap aman dan terkendali.
“Personel BPBD Kabupaten Sampang langsung melakukan assessment di lokasi kejadian dan melaporkan hasilnya kepada pimpinan,” jelasnya.






