Berita

KNMP Depende Disiapkan Jadi Titik Lompatan Ekonomi Pesisir Sumenep

373
×

KNMP Depende Disiapkan Jadi Titik Lompatan Ekonomi Pesisir Sumenep

Sebarkan artikel ini
KNMP Depende Disiapkan Jadi Titik Lompatan Ekonomi Pesisir Sumenep
Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo saat dampingi Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Sakti Wahyu Trenggono. Foto: Rifki/locusjatim.com

Sumenep, locusjatim.com Arah pembangunan kawasan pesisir di Kabupaten Sumenep mulai difokuskan pada penguatan ekonomi berbasis kelautan. Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Desa Depende, Kecamatan Batang-Batang, diproyeksikan menjadi lokomotif baru yang mendorong kemandirian nelayan sekaligus mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah.

Momentum itu mengemuka saat kunjungan Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Sakti Wahyu Trenggono, ke lokasi KNMP, Selasa (03/02/2026). Dalam kesempatan tersebut, Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo menegaskan bahwa kawasan tersebut tidak boleh berhenti pada penataan fisik semata.

Ia menekankan, konsep pengembangan KNMP harus berorientasi pada aktivitas ekonomi produktif yang memberi nilai tambah bagi warga pesisir.

KNMP tidak hanya menjadi kawasan pemukiman nelayan yang tertata dengan baik, tetapi mampu menjadi pusat pengembangan ekonomi masyarakat pesisir,” kata Bupati.

Sumenep sendiri dikenal sebagai daerah dengan wilayah kepulauan yang luas dan potensi sumber daya laut yang besar. Kondisi itu, menurutnya, merupakan kekuatan strategis yang perlu dioptimalkan melalui pengelolaan terpadu, mulai dari hulu hingga hilir.

Karena itu, keberadaan KNMP diharapkan menjadi ruang tumbuh bagi berbagai usaha turunan sektor perikanan. Tidak hanya aktivitas melaut, nelayan didorong untuk mengembangkan pengolahan hasil tangkapan, memperluas jaringan pemasaran, hingga merintis usaha kreatif berbasis produk kelautan.

“Kami berharap program ini mampu meningkatkan taraf hidup masyarakat nelayan serta memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah,” terangnya.

Di sisi lain, Bupati juga mengingatkan pentingnya menjaga keseimbangan antara pemanfaatan dan pelestarian. Keberlanjutan sumber daya laut menjadi fondasi agar sektor kelautan tetap menjadi andalan ekonomi dalam jangka panjang.

Pemerintah daerah, lanjutnya, akan terus memberikan dukungan agar masyarakat pesisir memiliki akses yang lebih luas terhadap program pemberdayaan dan pembangunan.

“Kami ingin masyarakat nelayan semakin maju, sejahtera, serta mampu memanfaatkan potensi kelautan secara optimal sebagai salah satu pilar utama pembangunan daerah,” tutup Bupati.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *